Mataram – Yayasan, Rektor, pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM) turut memeriahkan Karnaval Katente Tembe Nggoli sebagai bagian dari rangkaian perayaan budaya dan semarak memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (Sabtu, 15/08/2026)
Keikutsertaan keluarga besar UNBIM dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan kekayaan budaya Bima-Dompu, khususnya tradisi mengenakan tembe nggoli yang merupakan bagian penting dari identitas budaya masyarakat Bima-Dompu.
Dengan mengenakan busana tradisional, keluarga besar UNBIM tampil penuh semangat dan kebersamaan. Suasana semakin meriah dengan kehadiran pimpinan yayasan, rektor, jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan serta mahasiswa yang bersama-sama mengikuti rangkaian karnaval.
Kehadiran UNBIM tidak sekadar menjadi bagian dari kemeriahan acara, tetapi juga membawa pesan penting tentang pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan zaman. Kampus memiliki peran strategis dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah kepada generasi muda.
Rektor UNBIM, Dr. Apt. Ajeng Dian Pertiwi, menyampaikan bahwa keterlibatan sivitas akademika dalam karnaval budaya merupakan bentuk kepedulian UNBIM terhadap pelestarian budaya lokal.
“Kami ingin budaya Bima-Dompu tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa dan seluruh sivitas akademika dapat belajar bahwa kemajuan dan modernitas harus tetap berjalan berdampingan dengan pelestarian budaya,” ungkapnya.
Sementara itu, Pembina Yayasan UNBIM, Assoc. Prof. Dr. Syamsuriansyah, M.M., M.Kes., CELM., CHRM., menilai kegiatan budaya seperti Karnaval Katente Tembe Nggoli memiliki nilai penting dalam memperkuat persaudaraan dan kebanggaan terhadap identitas daerah.
“Budaya adalah identitas dan kekuatan kita. Ketika generasi muda ikut mengenakan dan memperkenalkan budaya daerah, maka kita sedang memastikan warisan leluhur tetap hidup dan terus berkembang,” ujarnya.
Karnaval Katente Tembe Nggoli juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara sivitas akademika UNBIM dengan masyarakat. Semangat kebersamaan yang ditampilkan menunjukkan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam pendidikan, tetapi juga hadir dan berkontribusi dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat.
Melalui partisipasi tersebut, UNBIM menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan pelestarian budaya lokal sekaligus mendorong generasi muda agar bangga terhadap identitas dan warisan budaya daerah.
By, “Humas UNBIM”
