[MFH News, 06/12/2024], Mataram – Dalam semangat inovasi dan peningkatan mutu, Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis (TLM) merayakan Dies Natalis ke-2 dengan cara yang luar biasa: menyelenggarakan webinar nasional pada Minggu (1/12) bertema ‘Penerapan Manajemen Laboratorium Terkini Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Laboratorium Klinik’. Acara ini tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga wadah berbagi ilmu dari para pakar nasional untuk membahas solusi-solusi revolusioner dalam pengelolaan laboratorium di era digital. Dengan antusiasme lebih dari 150 peserta dari berbagai daerah, webinar ini membuktikan bahwa Prodi D4 TLM terus berkomitmen menjadi pionir dalam mengembangkan laboratorium medis yang berkualitas
Narasumber pertama, Asryadin, S.ST., M.Si seorang peneliti dari Laboratorium BRIDA Bima, mengawali sesi dengan membahas pentingnya pengembangan dan pelatihan sumber daya manusia laboratorium. Ia menekankan bahwa keberhasilan sebuah laboratorium tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kompetensi SDM yang terus diperbarui melalui pelatihan berkelanjutan. “Laboratorium yang berkualitas adalah hasil dari kolaborasi antara teknologi dan sumber daya manusia yang terampil,” jelasnya.
Sesi kedua diisi oleh ibu dr. Sri Kartika Sari, SpPK, Subsp. P.I (K) Kepala Instalasi Laboratorium RSUD Kota Mataram, yang mengupas tuntas manajemen peralatan laboratorium, termasuk proses kalibrasi, pengelolaan bahan kimia, hingga penanganan limbah. Ia menyoroti bahwa kelalaian dalam pengelolaan aspek-aspek ini dapat berdampak langsung pada akurasi hasil dan keselamatan lingkungan. “Manajemen yang baik adalah kunci untuk memastikan laboratorium berjalan sesuai standar dan berkelanjutan,” tegasnya.
Berlanjut ke sesi ketiga, Dr. Abdul Rahim Tualeka, Drs., M.Kes Ketua Departemen K3 UNAIR, membahas keselamatan dan keamanan laboratorium, yang menjadi salah satu isu krusial di era modern. Ia memaparkan pentingnya penerapan protokol keselamatan yang ketat untuk melindungi pekerja dan lingkungan dari potensi bahaya. “Keselamatan tidak hanya soal prosedur, tetapi juga budaya yang harus dibangun dalam setiap aktivitas laboratorium,” katanya.
Terakhir, Vidya Trisnawati, S.Farm., Apt Branch Manager Prodia Mataram, menjelaskan implementasi sistem informasi laboratorium (LIS) untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam manajemen data. Ia menunjukkan bagaimana digitalisasi membantu mempercepat proses pengolahan data, meningkatkan akurasi, dan memberikan kemudahan akses informasi bagi pengguna. “Integrasi teknologi dalam laboratorium adalah langkah strategis untuk menjawab tantangan industri 4.0,” ujarnya.
Ketua Prodi D4 TLM, Aini, M.Si mengungkapkan rasa syukur atas kesuksesan acara ini. “Webinar ini menjadi momentum penting untuk berbagi pengetahuan dan inovasi demi mendukung pengembangan manajemen laboratorium di Indonesia. Kehadiran narasumber hebat dan antusiasme peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa bidang ini memiliki masa depan yang cerah,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa Dies Natalis ke-2 ini menjadi tonggak bagi Prodi D4 TLM untuk terus berkontribusi dalam mencetak tenaga profesional yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan industri. “Kami berkomitmen untuk menghadirkan kegiatan-kegiatan inspiratif lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” tutupnya. Dengan topik yang relevan dan narasumber yang berpengalaman, webinar ini tidak hanya memperkaya wawasan para peserta, tetapi juga menjadi ajang kolaborasi untuk membangun laboratorium medis yang unggul di masa depan
