You are currently viewing Prodi D3 Farmasi UNBIM Gelar Objective Structured Clinical Examination (OSCE) untuk Mengukur Kompetensi Mahasiswa

Prodi D3 Farmasi UNBIM Gelar Objective Structured Clinical Examination (OSCE) untuk Mengukur Kompetensi Mahasiswa

Mataram – Program Studi D3 Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains, dan Teknologi (FIKEST) Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM) menyelenggarakan Objective Structured Clinical Examination (OSCE) di Aula Bima UNBIM Mataram. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam evaluasi kompetensi mahasiswa sebelum memasuki dunia praktik profesional kefarmasian. (Rabu – kamis, 10-11/06/2026)

OSCE merupakan metode ujian keterampilan klinis yang dirancang secara terstruktur dan objektif untuk mengukur kemampuan mahasiswa dalam menerapkan pengetahuan, keterampilan, komunikasi serta pengambilan keputusan klinis pada berbagai skenario pelayanan kesehatan. Melalui sistem stasiun ujian yang telah distandardisasi, mahasiswa diuji secara langsung dalam berbagai aspek praktik kefarmasian yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Pelaksanaan OSCE ini bertujuan memastikan bahwa mahasiswa memiliki kompetensi yang memadai dalam memberikan pelayanan kefarmasian yang aman, efektif dan berorientasi pada keselamatan pasien. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya penjaminan mutu pendidikan dan implementasi pembelajaran berbasis capaian kompetensi di lingkungan UNBIM.

Rektor UNBIM, apt. Ajeng Dian Pertiwi, M.Farm, menegaskan bahwa peningkatan kualitas lulusan menjadi salah satu prioritas utama kampus.

“OSCE merupakan instrumen penting untuk memastikan bahwa lulusan Farmasi UNBIM tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan klinis yang terukur dan sesuai dengan standar profesi. Kami berkomitmen menghasilkan tenaga kesehatan yang kompeten, profesional dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan FIKEST UNBIM, apt. Sri Idawati, S.Far., M.Pd, menyampaikan bahwa pelaksanaan OSCE merupakan bagian dari penguatan budaya mutu akademik yang terus dikembangkan di lingkungan fakultas.

“Evaluasi kompetensi melalui OSCE memberikan gambaran yang objektif terhadap kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia pelayanan kesehatan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dilatih untuk berpikir kritis, berkomunikasi efektif dan mengambil keputusan secara profesional dalam situasi klinis,” jelasnya.

Ketua Program Studi D3 Farmasi UNBIM, apt. En Purmafitriah, S.Farm., M.Kes, menjelaskan bahwa berbagai skenario yang diujikan telah disusun berdasarkan standar kompetensi tenaga teknis kefarmasian serta kebutuhan pelayanan kesehatan terkini.

“Mahasiswa diuji pada berbagai keterampilan praktik kefarmasian, mulai dari pelayanan obat, komunikasi dengan pasien, konseling, identifikasi masalah terkait penggunaan obat, hingga penerapan prinsip keselamatan pasien. Kami berharap melalui OSCE ini mahasiswa semakin siap menghadapi praktik kerja lapangan maupun dunia profesi,” ungkapnya.

Pelaksanaan OSCE berlangsung dengan pengawasan ketat dari tim penguji dan dosen yang telah mendapatkan pembekalan khusus. Setiap peserta mengikuti sejumlah stasiun ujian yang dirancang untuk menilai kompetensi secara menyeluruh, objektif dan terstandar.

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa karena menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus memperoleh umpan balik terhadap keterampilan yang telah dipelajari selama proses perkuliahan.

Melalui penyelenggaraan OSCE, UNBIM terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan kesehatan yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta selaras dengan semangat Diktisaintek Berdampak dalam mencetak sumber daya manusia kesehatan yang unggul, profesional dan berdaya saing global.

By, “Humas UNBIM”

Humas UNBIM

Asal Usul / Sejarah Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM MFH) dulunya adalah Politeknik Medica Farma Husada (MFH) di Mataram, NTB. Politeknik MFH didirikan oleh Yayasan Cipta Medica Mandiri pada tahun 2009 dengan fokus pada pendidikan vokasi. Pada 10 Mei 2025, resmi bertransformasi menjadi universitas dengan nama Universitas Bima Internasional MFH. Visi dan Misi / Cita-cita UNBIM MFH memiliki visi internasional: menjadi “magnet pendidikan dunia” dan pusat pendidikan unggulan di kawasan Asia Tenggara. Berkomitmen pada internasionalisasi: menjalin kerja sama dengan universitas luar negeri, pertukaran mahasiswa dan dosen, riset kolaboratif internasional. Mendorong tridharma perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Program Studi Sebelum menjadi universitas, Politeknik MFH memiliki 10 program studi vokasi (D3 dan sarjana terapan), terutama di bidang kesehatan, teknologi laboratorium, sistem informasi, manajemen kesehatan, dan lainnya. Dengan transformasi menjadi universitas, diharapkan UNBIM MFH akan mengembangkan program studi baru (meskipun detail lengkap fakultasnya mungkin masih dalam pengembangan). Kepemimpinan Rektor UNBIM MFH adalah Dr. Syamsuriansyah, MM., M.Kes. Direktur (saat masih Politeknik) adalah Apt. Ajeng Dian Pratiwi, M.Farm. Dr. Syamsuriansyah juga berperan sebagai tokoh penting dalam yayasan dan di komunitas pendidikan internasional, misalnya sebagai Presiden AASMT (Asean Association of Schools of Medical Technology). Prestasi dan Pengakuan Politeknik MFH pernah mendapat peringkat sebagai Perguruan Tinggi Vokasi Terbaik di NTB UNBIM MFH menjalin kerja sama strategis dengan banyak universitas di kawasan ASEAN (Filipina, Vietnam, Kamboja, Thailand, Malaysia). Ruang lingkup kolaborasi mencakup pertukaran akademik, riset internasional, seminar & konferensi bersama, kurikulum global, dan peningkatan kapasitas institusi. Budaya dan Tradisi Ada tradisi unik di kampus MFH: memberikan hadiah umroh kepada dosen dan tenaga kependidikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. Fokus pada tenaga pengajar muda dan energik untuk mendorong inovasi pendidikan dan penelitian. Alamat / Lokasi Kampus UNBIM MFH berlokasi di Jalan Medica Farma No. 1, Mataram, NTB