Mataram — Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM) terus memperkuat komitmennya dalam peningkatan mutu akademik dan internasionalisasi pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan Kuliah Pakar Internasional bertajuk “Peran Biologi Molekuler dalam Pengembangan Diagnostik dan Layanan Kesehatan Presisi”. Kegiatan akademik ini dilaksanakan di Aula Bima Universitas Bima Internasional MFH, dan diikuti oleh sivitas akademika dari berbagai program studi di lingkungan Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains dan Teknologi. (Senin, 15/12/2025)
Kuliah pakar internasional ini menghadirkan Prof. Dr. Mohd Nazil Salleh, PhD, CSCI, FIBMS, FRSB, FIMILS, seorang pakar internasional di bidang biologi molekuler dan layanan kesehatan presisi (precision healthcare). Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan perkembangan terkini biologi molekuler yang telah membawa perubahan signifikan dalam dunia kesehatan, khususnya dalam peningkatan akurasi diagnostik penyakit, penentuan terapi berbasis karakteristik molekuler pasien, serta pemanfaatan data kesehatan secara terintegrasi dan berbasis bukti ilmiah.
Rektor Universitas Bima Internasional MFH, Dr. Apt. Ajeng Dianpertiwi, M.Farm, dalam sambutannya menegaskan bahwa penyelenggaraan kuliah pakar internasional merupakan bagian dari strategi institusional UNBIM dalam membangun atmosfer akademik yang unggul dan berorientasi global.
“Perkembangan biologi molekuler menuntut institusi pendidikan tinggi untuk terus beradaptasi dan memperkuat pembelajaran berbasis riset. Melalui kuliah pakar internasional ini, UNBIM berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan layanan kesehatan masa depan,” ujar Rektor.
Lebih lanjut, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains dan Teknologi UNBIM, Apt. Sri Idawati, S.Farm., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki relevansi akademik yang tinggi terhadap pengembangan kurikulum dan capaian pembelajaran lulusan.
“Kuliah pakar internasional ini memberikan penguatan substansi keilmuan, khususnya dalam bidang biologi molekuler dan diagnostik modern. Materi yang disampaikan sangat mendukung pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education serta meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan profesi di bidang kesehatan dan sains,” jelasnya.
Kuliah pakar ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan, dan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi ilmiah. Peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait implementasi biologi molekuler dalam layanan kesehatan, tantangan pengembangan laboratorium diagnostik, serta peluang riset dan kolaborasi internasional di bidang kesehatan presisi.
Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai wahana penguatan budaya akademik dan riset di lingkungan UNBIM. Diskusi ilmiah yang berlangsung mencerminkan meningkatnya minat sivitas akademika terhadap pengembangan ilmu biologi molekuler dan aplikasinya dalam sistem layanan kesehatan modern.
Melalui penyelenggaraan kuliah pakar internasional secara berkelanjutan, Universitas Bima Internasional MFH menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong inovasi, riset, dan jejaring akademik internasional. UNBIM berkomitmen untuk terus menghasilkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan di tingkat global.
By,
“Humas UNBIM”
