Mataram, UNBIM — Universitas BIMA Internasional MFH (UNBIM) melalui Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menyelenggarakan Kuliah Pakar Industri bertajuk “Praktik identifikasi dan Penilaian Risiko (IR)” bersama CV. Sadafa Pratama. Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan pembelajaran berbasis praktik serta kolaborasi strategi dengan dunia industri. (31/01/2026)
Kuliah pakar industri ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan K3 dan dosen pendamping, dengan fokus pada pemahaman aplikatif terkait proses identifikasi bahaya, analisis risiko, serta penilaian tingkat risiko di lingkungan kerja sesuai standar keselamatan dan kesehatan kerja.
Dalam pemaparannya, narasumber dari CV. Sadafa Pratama membagikan pengalaman penerapan identifikasi dan penilaian risiko di lapangan, mulai dari pemetaan potensi bahaya, metode penilaian risiko, hingga strategi pengendalian yang efektif untuk meminimalkan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.
Ketua Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja UNBIM, Ns. Yayu Angriani, S.Kes., M.Kes, menyampaikan bahwa kuliah pakar industri memiliki peran penting dalam menjembatani teori akademik dengan praktik dunia kerja.
“Melalui kuliah pakar industri ini, mahasiswa memperoleh gambaran nyata tentang penerapan identifikasi dan penilaian risiko di lingkungan kerja. Kolaborasi dengan CV. Sadafa Pratama menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi lulusan agar lebih siap, profesional, dan adaptif menghadapi tantangan dunia industri,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan mahasiswa dan narasumber. Mahasiswa didorong untuk menganalisis studi kasus serta memahami dinamika penerapan sistem K3 di berbagai sektor industri.
Melalui kegiatan ini, UNBIM menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif, serta memperkuat kemitraan dengan dunia industri guna menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing.
By, “Humas UNBIM”
