Mataram — Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM) secara resmi melepas 352 mahasiswa dalam program International Inbound Mobility Programme “Excellent and Adaptive”, sebagai bagian dari penguatan internasionalisasi pendidikan tinggi yang terintegrasi dengan Program Pengembangan dan Pengabdian kepada Masyarakat Desa (P3MD) serta Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kamis, 26/04/2026
Program ini merupakan hasil kolaborasi internasional antara UNBIM dan Saito University College, sebagai wujud nyata penguatan jejaring global sekaligus implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat yang berdampak langsung.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 352 mahasiswa akan ditempatkan di wilayah Lombok Barat, mencakup sejumlah desa seperti Desa Perempuan, Karang Bongkot, Senggigi, serta desa-desa lainnya. Lokasi tersebut dipilih sebagai bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal serta penguatan peran mahasiswa dalam pembangunan desa.
Kegiatan ini terbagi ke dalam 15 posko yang tersebar di 13 desa, dengan dua desa di antaranya memiliki masing-masing dua posko. Skema ini dirancang untuk mengoptimalkan proses pendampingan, pengabdian, serta implementasi program kerja mahasiswa secara lebih efektif, terarah dan berkelanjutan.
Acara pelepasan berlangsung khidmat dan diawali dengan sambutan dari Pembina Yayasan, Assoc. Prof. Dr. Syamsuriansyah, MM., M.Kes, yang menekankan pentingnya penguatan karakter mahasiswa melalui pengalaman langsung di tengah masyarakat serta keterlibatan dalam program internasional.
Rektor UNBIM, Dr. Apt. Ajeng Dian Pertiwi, M.Farm, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap dinamika sosial dan budaya global.
“Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan praktik nyata di masyarakat, sekaligus memperkuat kapasitas sebagai insan akademik yang memiliki perspektif global dan kepedulian sosial,” ujar Bu Rektor.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Prof. Dr. Mohd Nazil Salleh dari Malaysia, yang memberikan dukungan terhadap penguatan kerja sama internasional yang terus dikembangkan oleh UNBIM. Kehadiran beliau menjadi simbol penting dalam mempererat hubungan akademik lintas negara serta mendorong kolaborasi berkelanjutan di bidang pendidikan dan riset.
Melalui program ini, mahasiswa didorong untuk menjadi pribadi yang unggul (excellent) dalam kompetensi keilmuan serta adaptif (adaptive) dalam menghadapi kompleksitas sosial dan budaya masyarakat. Selain itu, keterlibatan langsung dalam program P3MD dan KKN memberikan ruang aktualisasi bagi mahasiswa untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan berbasis masyarakat.
UNBIM terus menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang progresif, adaptif, dan berorientasi internasional, dengan menghadirkan program-program kolaboratif yang tidak hanya meningkatkan kualitas akademik, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
By, “Humas UNBIM”
