Mataram – Assoc. Prof. Dr. Syamsuriansyah, M.M., M.Kes., merupakan salah satu tokoh pendidikan asal Bima yang dikenal luas atas dedikasinya dalam pengembangan pendidikan tinggi, kesehatan, organisasi profesi serta pelayanan publik di Nusa Tenggara Barat. Sosok yang akrab disapa Dr. SyaM ini terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui kolaborasi akademik, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat hingga tingkat nasional dan ASEAN. (Sabtu, 27/06/2026)
Lahir di Dena, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima pada 1 Desember 1978, Dr. Syamsuriansyah meniti perjalanan karier sebagai akademisi, peneliti, organisator dan politisi. Kiprahnya tidak hanya dikenal di lingkungan pendidikan tinggi, tetapi juga dalam berbagai organisasi profesi dan lembaga pemerintahan.
Salah satu kontribusi terbesarnya adalah membina dan mengembangkan Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM) yang bertransformasi dari Politeknik Medica Farma Husada menjadi sebuah universitas. Di bawah pembinaannya, UNBIM terus memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan dan organisasi di dalam maupun luar negeri sebagai bagian dari upaya internasionalisasi perguruan tinggi.
Dalam bidang akademik, Dr. Syamsuriansyah menyelesaikan pendidikan Magister Manajemen (M.M.), Magister Kesehatan (M.Kes.) pada bidang Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, serta meraih gelar Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Universitas Hasanuddin. Berkat rekam jejaknya dalam pendidikan, penelitian dan publikasi ilmiah, ia memperoleh jabatan akademik Lektor Kepala (Associate Professor).
Publikasi ilmiahnya mencakup berbagai bidang, antara lain kesehatan masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan, manajemen pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan, hingga kebijakan publik. Melalui berbagai penelitian tersebut, ia aktif memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas layanan kesehatan.
Selain dunia akademik, Dr. Syamsuriansyah juga aktif dalam organisasi nasional maupun internasional. Ia dipercaya sebagai Presiden ASEAN Association of Schools of Medical Technology (AASMT) yang berperan memperkuat kolaborasi pendidikan kesehatan antarnegara di kawasan Asia Tenggara.
Di bidang pemerintahan, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Lombok Barat, yang membidangi sektor pendidikan, kesehatan, sosial dan ketenagakerjaan. Melalui peran tersebut, ia aktif memperjuangkan peningkatan kualitas pelayanan publik, akses pendidikan, layanan kesehatan serta pemberdayaan masyarakat.
Pada tahun 2026, Dr. Syamsuriansyah kembali memperoleh amanah sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) Nusa Tenggara Barat masa bakti 2026–2030. Kepercayaan tersebut menjadi bukti atas kepemimpinannya yang dinilai mampu membangun organisasi secara profesional dan berorientasi pada pembinaan generasi muda.
Dalam berbagai kesempatan, Dr. Syamsuriansyah selalu menegaskan bahwa pembangunan daerah harus dimulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.
“Pendidikan yang berkualitas bukan hanya melahirkan lulusan yang cerdas, tetapi juga manusia yang mampu memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Baginya, perguruan tinggi tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang memiliki kompetensi akademik, tetapi juga membangun karakter, integritas, kepemimpinan, dan kepedulian sosial agar mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Berbagai amanah yang diembannya, mulai dari dunia pendidikan, organisasi profesi, pemerintahan, hingga kemasyarakatan, menunjukkan konsistensinya dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan pengabdian. Kiprah tersebut turut memperkuat posisi UNBIM sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang, berorientasi pada mutu dan aktif membangun kolaborasi di tingkat nasional maupun internasional.
Perjalanan Assoc. Prof. Dr. Syamsuriansyah menjadi inspirasi bahwa dedikasi terhadap pendidikan, riset, kepemimpinan dan pelayanan publik dapat berjalan seiring dalam mewujudkan pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Semangat kolaborasi, inovasi dan pengabdian yang terus ia gaungkan menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan pendidikan tinggi, kesehatan, dan pembangunan masyarakat di Nusa Tenggara Barat, Indonesia, hingga kawasan ASEAN.
By, “Humas UNBIM”
