Lombok Barat, UNBIM — Kegiatan International Inbound Mobility 2026 yang terintegrasi dengan Program Pengembangan dan Pengabdian kepada Masyarakat Desa (P3MD) menjadi momentum penting dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai kampus berdampak, khususnya dalam pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi internasional. (Kamis, 26/03/2026)
Program ini melibatkan kolaborasi lima perguruan tinggi di Nusa Tenggara Barat, yaitu Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM), Universitas Islam Al-Azhar (UNIZAR), STKIP, STIE Yapis Dompu, serta mitra internasional Saito University College (Malaysia).
Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung di berbagai desa di wilayah Lombok Barat ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Lombok Barat atas kontribusi nyata yang diberikan oleh mahasiswa dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini, menyampaikan bahwa program ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi peran perguruan tinggi, khususnya UNBIM, yang telah menghadirkan program pengabdian berbasis kolaborasi internasional. Kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara kampus dan pemerintah daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UNBIM, Dr. Apt. Ajeng Dian Pertiwi, M.Farm, menegaskan bahwa program Inbound Mobility yang terintegrasi dengan P3MD merupakan bagian dari implementasi nyata konsep “Kampus Berdampak”.
“Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga terlibat langsung dalam pengabdian kepada masyarakat. Ini adalah bentuk pembelajaran kontekstual yang mampu membentuk karakter, kepedulian sosial, serta kemampuan adaptasi global mahasiswa,” ungkap Bu Rektor.
Selama pelaksanaan program, mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan pengabdian, seperti edukasi masyarakat, pemberdayaan potensi lokal, serta pendampingan program sosial yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat desa. Keterlibatan mahasiswa internasional dari Malaysia juga memberikan nilai tambah dalam memperkaya interaksi lintas budaya.
Kolaborasi lima perguruan tinggi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antar institusi pendidikan mampu menghasilkan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat. Program ini juga memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning).
Melalui kegiatan ini, Universitas Bima Internasional MFH terus menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang progresif, kolaboratif, dan berorientasi global, serta konsisten dalam menghadirkan pendidikan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
By, “Humas UNBIM”
