[MFH News, 22/07/2024], Mataram – Politeknik Medica Farma Husada Mataram kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyelenggaraan workshop pengembangan SDM yang berlangsung seharian penuh. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan kampus dan berfokus pada pengembangan karier dosen, pengisian Beban Kerja Dosen (BKD), serta tata tertib di lingkungan Politeknik.
Workshop yang diadakan di aula utama kampus ini mengusung tema “Meningkatkan Profesionalisme dan Kompetensi SDM untuk Pendidikan Berkualitas”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber internal yang berpengalaman, yaitu Kepala Bagian SDM, Bapak Musparlin Hadli, MPH, dan Operator Sister, Bapak Hardani, M.Si.
Dalam sambutannya, Direktur Politeknik Medica Farma Husada Mataram, Dr. Syamsuriansyah, menekankan pentingnya pengembangan SDM dalam mendukung visi dan misi institusi. “Peningkatan kompetensi dosen dan tendik adalah salah satu prioritas utama kami. Workshop ini diharapkan dapat membantu meningkatkan profesionalisme dan kualitas kerja di lingkungan Politeknik,” ujar Dr. Syam.
Wakil Direktur II Bidang SDM, ibu Sri Rahmawati, S.Farm., M.Pd, yang turut menyelenggarakan kegiatan ini, juga memberikan pandangannya. “Workshop ini merupakan upaya nyata kami dalam menciptakan SDM yang kompeten dan profesional. Melalui pembahasan pengembangan karier, pengisian BKD, dan tata tertib, kami berharap seluruh dosen dan tendik dapat bekerja lebih efektif dan efisien,” kata bu Sri.
Materi yang disampaikan dalam workshop ini mencakup beberapa topik utama. Pada sesi pertama, Bapak Musparlin Halid membahas strategi pengembangan karier dosen, mulai dari perencanaan karier hingga implementasi pengembangan kompetensi. Beliau juga memberikan tips dan panduan mengenai pengisian BKD yang akurat dan efektif.
Sesi kedua diisi oleh Bapak Hardani yang mengulas tentang penggunaan Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (Sister) dalam pengisian BKD dan manajemen administrasi. “Pengisian BKD yang tepat dan penggunaan Sister yang optimal dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pelaporan beban kerja dosen,” jelas Pak Dani.
Selain itu, workshop ini juga membahas tata tertib dan etika di lingkungan Politeknik. Para peserta diajak untuk memahami dan menerapkan tata tertib yang berlaku guna menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan profesional. Diskusi dan tanya jawab yang interaktif juga menjadi bagian penting dari workshop ini, memungkinkan para peserta untuk berbagi pengalaman dan mendapatkan solusi praktis atas permasalahan yang dihadapi.
Salah satu peserta, Bapak Ghozali, mengapresiasi kegiatan ini. “Workshop ini sangat bermanfaat, terutama dalam memahami pengisian BKD dan pentingnya tata tertib di lingkungan kampus. Saya merasa lebih siap dan percaya diri dalam menjalankan tugas-tugas saya,” ujarnya.
Workshop pengembangan SDM ini mendapat respon positif dari seluruh peserta dan diharapkan dapat menjadi kegiatan rutin yang terus diadakan oleh Politeknik Medica Farma Husada Mataram. Dengan adanya kegiatan seperti ini, Politeknik Medica Farma Husada Mataram optimis dapat meningkatkan kualitas dan profesionalisme dosen serta tendik, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di institusi.
