Mataram — Dosen Universitas Bima Internasional Mfh (UNBIM) menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan Training Provide Advanced First Aid yang diselenggarakan sebagai bagian dari penguatan kompetensi dan kesiapsiagaan sivitas akademika dalam menghadapi situasi darurat. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Quick Learner Summary Booklet sebagai panduan praktis dan aplikatif dalam pelaksanaan pertolongan pertama tingkat lanjut. (Senin, 22/12/2025)
Training ini dirancang untuk membekali dosen dengan pengetahuan serta keterampilan praktis terkait penanganan kondisi darurat, baik di lingkungan kampus maupun dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi. Metode pembelajaran yang digunakan menekankan pada kombinasi pemaparan materi, diskusi, dan simulasi praktik, sehingga peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif dan mudah diaplikasikan.
Rektor UNBIM, Dr. Apt. Ajeng Dianpertiwi, M.Farm, menyampaikan bahwa pelaksanaan training ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, responsif, dan berorientasi pada keselamatan.
“Peningkatan kompetensi dosen tidak hanya berkaitan dengan aspek akademik, tetapi juga kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat. Melalui Training Provide Advanced First Aid ini, UNBIM berupaya membangun budaya keselamatan serta memperkuat kapasitas dosen sebagai pendidik profesional yang siap memberikan perlindungan dan pertolongan pertama secara tepat,” ujar Rektor.
Kegiatan berlangsung dengan suasana aktif dan partisipatif. Para dosen terlihat antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pemahaman konsep dasar advanced first aid hingga simulasi penanganan kondisi darurat. Quick Learner Summary Booklet menjadi instrumen utama yang memudahkan peserta dalam memahami alur tindakan, prosedur keselamatan, serta langkah-langkah pertolongan pertama secara sistematis dan ringkas.
Sementara itu, Dr. Alfinsahri, M.Si, selaku Bidang Kerja Sama UNBIM, menegaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari kerja sama strategis UNBIM dengan mitra nasional dan internasional di bidang pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia.
“Training ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama yang kami bangun, khususnya dalam penguatan kompetensi praktis dan profesional. Ke depan, UNBIM akan terus mendorong program pelatihan berkelanjutan, sertifikasi, serta kolaborasi dengan mitra strategis guna meningkatkan kualitas dosen dan lulusan,” jelasnya.
Pelaksanaan training ini sejalan dengan arah pengembangan pendidikan vokasi dan profesional di UNBIM, di mana keterampilan praktis, keselamatan kerja, dan kesiapsiagaan menjadi elemen penting dalam proses pembelajaran. Pengetahuan yang diperoleh para dosen diharapkan dapat diintegrasikan dalam kegiatan akademik, praktik lapangan, serta pengabdian kepada masyarakat.
Para peserta menyambut positif kegiatan ini dan menilai pendekatan quick learner efektif dalam membantu memahami materi secara cepat tanpa mengurangi kedalaman substansi. Antusiasme dosen mencerminkan tingginya kesadaran akan pentingnya kompetensi pertolongan pertama dalam mendukung aktivitas pendidikan dan pelayanan publik.
Melalui Training Provide Advanced First Aid, UNBIM menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, membangun budaya keselamatan kampus, serta menghadirkan program pengembangan kapasitas yang relevan dengan kebutuhan nyata. Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi bagi pelaksanaan pelatihan lanjutan dan sertifikasi di bidang keselamatan dan kesehatan di lingkungan UNBIM.
By, “Humas UNBIM”
