You are currently viewing Asesmen Lapangan Program Studi S1 Sains Biomedis UNBIM, Perkuat Komitmen terhadap Mutu Pendidikan Tinggi

Asesmen Lapangan Program Studi S1 Sains Biomedis UNBIM, Perkuat Komitmen terhadap Mutu Pendidikan Tinggi

MATARAM – Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM) melalui Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains dan Teknologi (FIKeST) melaksanakan Asesmen Lapangan Program Studi S1 Sains Biomedis sebagai bagian dari upaya penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan tinggi. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi penyelenggaraan pendidikan, memverifikasi pemenuhan standar mutu serta memperkuat komitmen institusi dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berkelanjutan. (Sabtu, 10/10/2026)

Dalam pelaksanaan asesmen lapangan ini, tim asesor terdiri atas Prof. Dr. rer.nat. Dra. Asmarinah, M.Si. selaku Asesor I dan Dr. dr. Maria Selvester Thadeus, M.Biomed., Sp.KKLP. selaku Asesor II.

Kehadiran tim asesor menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan verifikasi terhadap berbagai aspek penyelenggaraan Program Studi S1 Sains Biomedis, mencakup tata kelola program studi, kurikulum, sumber daya manusia, proses pembelajaran, sarana dan prasarana, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta implementasi sistem penjaminan mutu internal.

Asesmen lapangan juga menjadi ruang evaluasi bagi universitas, fakultas, dan program studi untuk mengidentifikasi capaian, tantangan serta peluang pengembangan yang dapat ditindaklanjuti dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan.

Rektor Universitas Bima Internasional MFH, Dr. Apt. Ajeng Dianpertiwi, M.Farm., menegaskan bahwa asesmen lapangan bukan sekadar tahapan administratif dalam proses akreditasi, melainkan bagian penting dari upaya membangun budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi.

“Asesmen lapangan merupakan momentum penting bagi UNBIM untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap penyelenggaraan pendidikan, khususnya pada Program Studi S1 Sains Biomedis. Kami berkomitmen menjadikan setiap proses evaluasi sebagai dasar untuk melakukan perbaikan berkelanjutan, meningkatkan kualitas pembelajaran serta memastikan bahwa pendidikan yang diselenggarakan mampu menjawab kebutuhan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ungkap Rektor.

Rektor menambahkan bahwa peningkatan mutu pendidikan tinggi membutuhkan sinergi seluruh unsur institusi, mulai dari pimpinan universitas, fakultas, program studi, dosen, tenaga kependidikan hingga mahasiswa. Kolaborasi tersebut menjadi fondasi dalam membangun perguruan tinggi yang adaptif, kompetitif dan mampu menghasilkan lulusan sesuai kebutuhan masyarakat.

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains dan Teknologi (FIKeST) UNBIM, Apt. Sri Idawati, S.Farm., M.Pd., menyampaikan bahwa asesmen lapangan menjadi kesempatan bagi fakultas dan program studi untuk mengevaluasi pelaksanaan tridarma perguruan tinggi sekaligus memperkuat tata kelola akademik.

Menurutnya, pengembangan Program Studi S1 Sains Biomedis harus didukung oleh kurikulum yang relevan, kompetensi dosen, ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran, penguatan penelitian serta sistem evaluasi yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan.

“Bagi FIKeST, asesmen lapangan merupakan bagian penting dari upaya memastikan bahwa penyelenggaraan Program Studi S1 Sains Biomedis terus berkembang sesuai dengan standar mutu pendidikan tinggi. Kami berharap proses evaluasi ini memberikan masukan konstruktif bagi penguatan tata kelola, peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan budaya akademik yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam proses asesmen lapangan, Prof. Dr. rer.nat. Dra. Asmarinah, M.Si. sebagai Asesor I dan Dr. dr. Maria Selvester Thadeus, M.Biomed., Sp.KKLP. sebagai Asesor II melaksanakan evaluasi terhadap berbagai komponen penyelenggaraan Program Studi S1 Sains Biomedis.

Proses asesmen menjadi sarana verifikasi terhadap dokumen dan bukti kinerja yang telah disiapkan program studi, sekaligus memberikan ruang bagi klarifikasi dan pendalaman terkait implementasi standar pendidikan tinggi.

Melalui proses tersebut, evaluasi diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai capaian mutu program studi serta rekomendasi pengembangan yang relevan dengan kebutuhan institusi dan perkembangan bidang Sains Biomedis.

Bagi UNBIM, proses asesmen ini merupakan kesempatan untuk memperoleh perspektif evaluatif yang objektif guna memperkuat pelaksanaan sistem penjaminan mutu dan mendorong peningkatan kualitas akademik secara berkelanjutan.

By, “Humas UNBIM”

Humas UNBIM

Asal Usul / Sejarah Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM MFH) dulunya adalah Politeknik Medica Farma Husada (MFH) di Mataram, NTB. Politeknik MFH didirikan oleh Yayasan Cipta Medica Mandiri pada tahun 2009 dengan fokus pada pendidikan vokasi. Pada 10 Mei 2025, resmi bertransformasi menjadi universitas dengan nama Universitas Bima Internasional MFH. Visi dan Misi / Cita-cita UNBIM MFH memiliki visi internasional: menjadi “magnet pendidikan dunia” dan pusat pendidikan unggulan di kawasan Asia Tenggara. Berkomitmen pada internasionalisasi: menjalin kerja sama dengan universitas luar negeri, pertukaran mahasiswa dan dosen, riset kolaboratif internasional. Mendorong tridharma perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Program Studi Sebelum menjadi universitas, Politeknik MFH memiliki 10 program studi vokasi (D3 dan sarjana terapan), terutama di bidang kesehatan, teknologi laboratorium, sistem informasi, manajemen kesehatan, dan lainnya. Dengan transformasi menjadi universitas, diharapkan UNBIM MFH akan mengembangkan program studi baru (meskipun detail lengkap fakultasnya mungkin masih dalam pengembangan). Kepemimpinan Rektor UNBIM MFH adalah Dr. Syamsuriansyah, MM., M.Kes. Direktur (saat masih Politeknik) adalah Apt. Ajeng Dian Pratiwi, M.Farm. Dr. Syamsuriansyah juga berperan sebagai tokoh penting dalam yayasan dan di komunitas pendidikan internasional, misalnya sebagai Presiden AASMT (Asean Association of Schools of Medical Technology). Prestasi dan Pengakuan Politeknik MFH pernah mendapat peringkat sebagai Perguruan Tinggi Vokasi Terbaik di NTB UNBIM MFH menjalin kerja sama strategis dengan banyak universitas di kawasan ASEAN (Filipina, Vietnam, Kamboja, Thailand, Malaysia). Ruang lingkup kolaborasi mencakup pertukaran akademik, riset internasional, seminar & konferensi bersama, kurikulum global, dan peningkatan kapasitas institusi. Budaya dan Tradisi Ada tradisi unik di kampus MFH: memberikan hadiah umroh kepada dosen dan tenaga kependidikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. Fokus pada tenaga pengajar muda dan energik untuk mendorong inovasi pendidikan dan penelitian. Alamat / Lokasi Kampus UNBIM MFH berlokasi di Jalan Medica Farma No. 1, Mataram, NTB