Reporter : Liana Octavia Cahyani | Editor : Hizriansyah Al Hijr
[MFH News, 10/03/2025], Mataram – Suasana penuh antusiasme mewarnai Politeknik Medica Farma Husada (MFH) Mataram pada Rabu (05/03) pagi, saat Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa (KPRM) menyelenggarakan pengawasan langsung terkait proses pengundian dan penetapan nomor urut calon peserta pencalonan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) tahun 2025. Acara ini berlangsung dengan penuh semangat di hadapan para calon kandidat, mahasiswa, dan dosen di civitas akademika politeknik tersebut.
Acara pengundian nomor urut dihadiri oleh Wakil Direktur III, Bapak Idham Khalid M.Si, serta Kepala Bagian Kemahasiswaan, Bapak Khalid Iswadi Mahrup. Kehadiran mereka memberi nuansa resmi dan penuh makna dalam proses demokrasi kampus ini. Tak ketinggalan, Ketua KPRM, Muhammad Zulfaikar, yang ditemani oleh anggota KPRM lainnya, memimpin jalannya kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Muhammad Zulfaikar mengungkapkan bahwa setelah melalui proses verifikasi berkas pencalonan pada 3 Maret 2025, tercatat ada tiga pasangan calon yang berhasil lolos. Mereka adalah:
- Mu’amal Farizal, calon Ketua BEM MFH dari Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, dan Astrid Sulistiawaty, calon Wakil Ketua BEM MFH dari Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medik.
- Fardilah, calon Ketua BEM MFH dari Program Studi Arsip, dan Khatimatul Khairiah, calon Wakil Ketua BEM MFH dari Program Studi D3 Teknologi Laboratorium Medik.
- Liana Oktavia Cahyani, calon Ketua BEM MFH dari Program Studi D3 Farmasi, dan Intan Purnama Sari, calon Wakil Ketua BEM MFH dari Program Studi D3 Reka Media Informasi Kesehatan.
Sebanyak 40 mahasiswa/i Politeknik MFH turut hadir sebagai saksi dalam pengundian nomor urut yang berlangsung secara transparan dan seru. Setiap calon kandidat terlihat penuh semangat menanti giliran mereka untuk menarik nomor urut, yang akan menjadi penentu dalam proses kampanye mendatang.
Bapak Idham Khalid M.Si dalam kesempatan tersebut memberikan beberapa tips sukses dalam berkampanye. Menurutnya, penting bagi calon BEM untuk memahami teknik penyampaian visi dan misi dengan jelas dan percaya diri, serta mampu membangun tim sukses (Timses) yang solid untuk mendukung setiap langkah mereka selama masa kampanye.
Bapak Idham juga menekankan bahwa tujuan dari kegiatan ini tidak hanya untuk memilih pemimpin, tetapi lebih jauh lagi untuk membuka wawasan mahasiswa/i tentang pentingnya belajar demokrasi dan politik. Menurutnya, pengalaman ini merupakan ajang untuk menanamkan jiwa kepemimpinan dan membentuk karakter para calon pemimpin muda yang kelak akan membawa perubahan di kampus.
“Melalui pemilihan ini, kita ingin para mahasiswa/i belajar tentang proses demokrasi yang sesungguhnya, serta memupuk rasa tanggung jawab dalam memimpin. Kepemimpinan bukan hanya soal jabatan, tetapi bagaimana kita membawa perubahan yang positif bagi masyarakat kampus,” ujar Bapak Idham.
Antusiasme mahasiswa/i sangat terasa sepanjang kegiatan ini berlangsung. Mereka tidak hanya hadir untuk menyaksikan proses pengundian, tetapi juga untuk lebih memahami bagaimana proses pemilihan berlangsung secara transparan dan demokratis. Banyak dari mereka yang mengungkapkan harapan agar pemilihan kali ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar berkualitas.
Dengan tema “Menjaga Demokrasi, Mencetak Pemimpin Masa Depan”, pemilihan BEM MFH 2025 diharapkan bisa menjadi momentum penting dalam melahirkan pemimpin-pemimpin yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian terhadap sesama.
Kesimpulan Pemilihan BEM MFH 2025 menjadi ajang yang penuh makna dalam proses demokrasi kampus. Dengan pengundian nomor urut yang berlangsung lancar dan beberapa tips sukses berkampanye dari Wakil Direktur III, diharapkan para calon dapat menampilkan kampanye yang sehat dan penuh tanggung jawab. Semoga pemilihan ini dapat mencetak pemimpin yang mampu membawa Politeknik MFH Mataram ke arah yang lebih baik.
