[MFH News, 06/01/2025], Mataram – Kampus Politeknik Medica Farma Husada Mataram atau biasa dikenal dengan MFH di Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menjadi simbol kebanggaan, tidak hanya bagi masyarakat lokal tetapi juga di tingkat internasional. Sebagai perguruan tinggi vokasi pertama di NTB yang berproses menjadi kampus internasional, MFH terus memantapkan posisinya dalam memberikan pendidikan berkualitas. Namun, di balik megahnya reputasi ini, terdapat berbagai kisah menarik yang jarang diketahui banyak orang.
1. Profil Singkat Kampus MFH
Berdiri pada tahun 2009, Kampus MFH bermula dari sebuah visi besar untukmenciptakan generasi profesional yang siap bersaing di era global. Kini, MFH diakui sebagai Perguruan Tinggi Vokasi Terbaik di NTB, dengan sejumlah program studi unggulan seperti (1)3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan – Amd., RMIK, (2) D3 Teknologi laboratorium Medis – Amd.TLM, (3) D3 Farmasi – Amd.Farm, (4) D3 Statistik Terapan – Amd.Stat, (5) Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan – .S.Tr.Kes, (6) Sarjana Terapan Laboratorium Medis – S.Tr.Kes, (7) Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja – S.Tr.KKK, (8) Sarjana Terapan Kuntansi Sektor Publik – S.Tr.AK, dan (9) Sarjana Terapan Kearsipan – S.Tr.SI)
Kampus ini telah menerima berbagai penghargaan, termasuk pengakuan dari lembaga pendidikan internasional atas dedikasinya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Selain itu, MFH menjadi pelopor dalam menjalin kerja sama internasional, membuka peluang pertukaran mahasiswa dan kolaborasi penelitian.
2. Proses Menuju Kampus Bertaraf Internasional
Langkah Kampus MFH menuju pengakuan internasional bukanlah tanpa alasan. Dengan visi besar untuk menjadi pusat pendidikan vokasi yang diakui dunia, kampus ini terus berinovasi dalam berbagai aspek. Mulai dari kolaborasi dengan universitas luar negeri hingga pengembangan program pembelajaran berbasis teknologi terkini, MFH memastikan bahwa setiap langkahnya membawa dampak positif bagi mahasiswa dan masyarakat.
3. PT Vokasi Terbaik di NTB
Sejak berdiri, Kampus MFH telah mencatatkan dirinya sebagai salah satu Perguruan Tinggi Vokasi terbaik di NTB. Dengan fokus pada pembelajaran berbasis praktik, kampus ini melahirkan lulusan yang siap terjun langsung ke dunia kerja. Kombinasi antara kurikulum yang adaptif dan fasilitas modern menjadikan MFH tempat ideal untuk menimba ilmu, terutama di bidang-bidang yang membutuhkan keahlian teknis.
4. Dosen-Dosen Muda yang Penuh Energi
Salah satu kekuatan utama Kampus MFH terletak pada tenaga pendidiknya. Dosen-dosen muda yang penuh semangat dan inovasi menjadi tulang punggung keberhasilan kampus ini. Dengan pendekatan yang segar dan relevan dengan kebutuhan zaman, mereka tidak hanya membimbing mahasiswa tetapi juga menjadi motor penggerak berbagai penelitian yang diakui di tingkat nasional dan internasional. Energi mereka memberikan suasana dinamis di lingkungan akademik, menjadikan MFH tempat yang penuh inspirasi.
5. Tradisi Hadiah Umroh yang Menginspirasi
Selain dikenal sebagai institusi pendidikan yang unggul, Kampus MFH juga memiliki tradisi unik yang mencerminkan apresiasinya terhadap para dosen dan tenaga kependidikan (tendik). Setiap tahun, kampus ini memberikan hadiah umroh kepada dosen dan tendik yang terpilih. Tradisi ini tidak hanya menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi mereka, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara pihak kampus dan stafnya. Banyak yang menganggap tradisi ini sebagai motivasi tambahan untuk terus berkarya dengan sepenuh hati.
6. Inisiator Kerja Sama Internasional
MFH telah menjadi pionir dalam membangun kerja sama internasional untuk perguruan tinggi swasta di NTB. Kampus ini secara aktif menjalin hubungan dengan berbagai institusi di luar negeri, menghadirkan program-program pertukaran mahasiswa, kolaborasi penelitian, dan pelatihan internasional. Langkah ini menjadikan MFH sebagai katalisator yang mendorong kemajuan pendidikan di NTB
7. Sosok Pendiri, kini menjabat sebagai President AASMT
Keberhasilan Kampus MFH tidak terlepas dari peran visioner pendirinya, Bapak Dr. Syamsuriansyah, MM., M.Kes. CELM. CHRM yang kini menjabat sebagai anggota DPRD dan juga President of ASEAN Association of Schools of Medical Technology (AASMT). Sosok ini dikenal sebagai pemimpin yang penuh semangat dan memiliki visi besar untuk memajukan pendidikan vokasi di NTB.
Sebagai pendiri MFH, Dr. Syam tidak hanya membangun infrastruktur kampus, tetapi juga merancang sistem pendidikan yang fokus pada pengembangan keterampilan praktis dan inovasi. Perannya di DPRD memberikan dampak signifikan dalam mendukung kebijakan pendidikan di daerah, sementara kepemimpinannya di AASMT memperkuat hubungan antara MFH dan komunitas pendidikan internasional.
“MFH adalah representasi mimpi besar untuk membawa NTB ke kancah global,” kata Dr. Syam dalam sebuah wawancara. Dengan pengalaman global dan kontribusi lokalnya, ia telah menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani bermimpi besar.
