[MFH News, 23/10/2024], Mataram – Politeknik Medica Farma Husada Mataram (POLMEFARDAM) kembali mencetak prestasi dengan mengirimkan empat tim penelitinya untuk menandatangani hibah penelitian dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) batch 3. Penandatanganan ini dilakukan bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) serta Direktur Politeknik dalam rangka memperkuat inovasi dan pengembangan penelitian di institusi tersebut.
Direktur POLMEFARDAM, bersama Ketua LPPM, menyaksikan langsung momen penting ini. Hibah tersebut diharapkan dapat menjadi titik tolak bagi peningkatan kualitas riset di Politeknik, dengan fokus pada berbagai bidang strategis. Keempat tim peneliti yang berhasil lolos seleksi hibah ini siap memulai proyek riset yang relevan dengan kebutuhan nasional, dengan tujuan menghasilkan inovasi yang berdampak.
Berikut adalah nama-nama tim peneliti yang terlibat:
- Ketua: Ni Nym. Ari Widiani, M.Imun
- Anggota: Nurul Hadiatun, M.Kes
- Judul Penelitian “perubahan Kadar CRP dan Indeks masa tubuh pada pasien Tuberculosis (TBC) sebagai Biomarker Evaluasi pengobatan Obat Antituberkulosis Fase Intensive dengan Penambahan suplementasi Vitamin D”

- Ketua: Wulan Ratia Ratulangi, M.Pd
- Anggota: Rosnalia W., M.Eng
- Judul penelitian “fabrikasi dan Karakterisasi Prototipe Komposit Nanofiber dari Serat Daun Nanas sebagai peredam Suara”

- Ketua: Roushandy Asri F., M.Pd
- Anggota: Nurul Hadiatun, M.Kes
- Judul Penelitian “Antioksidan Minyak Goreng Curah dari Ekstrak Bongkol Jagung”

- Ketua: Hardani, M.Si
- Anggota: Rosnalia W., M.Eng
- Judul Penelitian “Pengembangan Prototype Dye Sensitized Solar cells berbasis nanopartikel TiO2 dengan bahan organik sebagai kandidat green energi”

Direktur POLMEFARDAM menyampaikan harapannya agar hibah penelitian ini dapat menjadi batu loncatan bagi para dosen untuk semakin produktif dalam menghasilkan karya ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Selain itu, hibah ini juga mencerminkan komitmen Politeknik untuk terus mendukung kegiatan penelitian sebagai bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi.
“Ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan. Kami berharap riset-riset yang dihasilkan dapat memberikan dampak signifikan, baik bagi dunia akademis maupun bagi masyarakat secara umum,” ujar Direktur POLMEFARDAM Apt. Ajeng Dian Pertiwi. S.Farm., M.Farm.
Dengan sinergi yang terjalin antara peneliti, LPPM, dan jajaran pimpinan Politeknik, POLMEFARDAM optimis bisa berkontribusi lebih besar dalam memajukan inovasi berbasis riset di Indonesia.
Ketua LPPM Politeknik, Roushandy Asri F., M.Pd, yang juga merupakan salah satu ketua tim peneliti penerima hibah, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian ini. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, kolaborasi yang solid, serta dukungan penuh dari institusi. Ia juga menegaskan pentingnya konsistensi dalam melakukan riset yang berkualitas guna mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di lingkungan Politeknik.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Kemendikbudristek, serta pihak Politeknik, khususnya kepada Direktur dan seluruh jajaran. Ini adalah awal dari perjalanan panjang dalam menghasilkan riset yang berdaya guna bagi masyarakat. Kami di LPPM akan terus mendorong para dosen dan peneliti untuk aktif dalam kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah,” ujar Roushandy.
Lebih lanjut, Roushandy juga berharap bahwa hasil dari riset-riset ini tidak hanya berhenti di tataran akademis, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan. Dengan adanya hibah ini, LPPM akan berfokus pada pengawasan serta monitoring perkembangan setiap proyek, memastikan bahwa penelitian berjalan sesuai target dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas. “Kami berkomitmen untuk mengawal setiap tahapan riset, mulai dari perencanaan hingga penerapan hasilnya di masyarakat, sesuai dengan tujuan utama hibah ini,” pungkasnya.
