[MFH News, 21/10/2024], Mataram – Politeknik Medica Farma Husada Mataram kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Laboratorium Medis Indonesia (AIPTLMI) ke IX yang diselenggarakan di Padang, Politeknik berhasil membawa pulang sejumlah penghargaan bergengsi. Tak hanya itu, Politeknik juga diberikan amanah besar untuk menjadi tuan rumah Rakernas AIPTLMI ke X yang akan digelar di Mataram, Lombok, pada 2025 mendatang.
Perwakilan Politeknik yang hadir dalam agenda tahunan ini adalah Bapak Dr. Syamsuriansyah, MM., M.Kes, pembina yayasan, dan bu Ika Nurfajri Mentari, S.ST., M.Kes, mantan Ketua Program Studi Teknologi Laboratorium Medis (TLM) yang kini menjabat sebagai Wakil Direktur I bidang Akademik dan kurikulum Politeknik Medica Farma Husada Mataram. Kehadiran keduanya menegaskan komitmen Politeknik dalam memajukan pendidikan laboratorium medis di Indonesia.
Dr. Syam, dalam wawancaranya, menyampaikan rasa syukur atas berbagai pencapaian yang diraih selama Rakernas ini. “Kami sangat bangga dengan prestasi dosen dan mahasiswa kami. Ini adalah bukti bahwa Politeknik terus berinovasi dan berkontribusi untuk dunia pendidikan kesehatan, terutama di bidang laboratorium medis,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ika Mentari menambahkan bahwa amanah menjadi tuan rumah Rakernas ke X merupakan tanggung jawab besar yang siap diemban oleh Politeknik. “Kami akan mempersiapkan dengan matang dan menjadikan Rakernas AIPTLMI ke X sebagai acara yang berkesan dan penuh manfaat bagi seluruh peserta dari seluruh Indonesia,” ujar Ika.
Selain mendapatkan kepercayaan sebagai tuan rumah Rakernas AIPTLMI 2025, Politeknik juga meraih sejumlah prestasi lain. Salah satu dosen, diberikan sertifikat sebagai penulis modul imunoserologi, sebuah pencapaian yang menunjukkan keahlian dan kontribusi tenaga pengajar Politeknik dalam pengembangan ilmu laboratorium medis.
Tak hanya itu, di bidang kreativitas, mahasiswa Politeknik, Adila Luthfia Rizkiawati, berhasil meraih juara kedua dalam lomba desain logo branding yang diadakan sebagai bagian dari rangkaian acara Rakernas. “Ini adalah kebanggaan bagi kami. Prestasi Adila menunjukkan bahwa mahasiswa Politeknik tidak hanya berkompeten dalam ilmu, tetapi juga kreatif dan inovatif dalam berbagai bidang,” ujar Ika.
Selain prestasi dosen dan mahasiswa, Politeknik juga meluncurkan buku terbaru berjudul Urinalisa dan Cairan Tubuh, yang langsung mendapatkan perhatian besar dalam acara tersebut. Buku ini diharapkan dapat menjadi panduan penting bagi para praktisi laboratorium medis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.
Dengan segala prestasi ini, Politeknik semakin menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di Indonesia dalam bidang laboratorium medis. Persiapan untuk Rakernas AIPTLMI ke X di Lombok pun akan segera dimulai, dengan harapan dapat memberikan kontribusi lebih besar untuk kemajuan pendidikan laboratorium medis di tanah air.
Rakernas AIPTLMI IX sendiri berlangsung selama tiga hari di Padang dan dihadiri oleh berbagai institusi pendidikan tinggi laboratorium medis dari seluruh Indonesia. Rakernas ini menjadi ajang pertukaran ilmu, pengalaman, serta penguatan kerjasama antar institusi dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan laboratorium medis di Indonesia.
