[MFH News, 09/09/2024] – Mataram, Kegigihan dan ketulusan Alika Rahmatul Aini (15), seorang gadis asal Lombok Barat, dalam merawat ayahnya yang menderita penyakit kelenjar getah bening, mendapat apresiasi luar biasa dari berbagai pihak. Politeknik Medica Farma Husada Mataram, bekerja sama dengan Ketua Fraksi Partai Perindo DPRD Lombok Barat, Dr. Syam, menyalurkan beasiswa jenjang SMA hingga perguruan tinggi kepada Alika sebagai bentuk penghargaan atas pengorbanannya.
Alika, yang sejak beberapa tahun terakhir merawat ayahnya seorang diri di tengah keterbatasan ekonomi, berhasil menunjukkan semangat juang yang luar biasa dalam mendampingi perawatan sang ayah. Berita mengenai Alika menarik perhatian Dr. Syam dan DPRD Lombok Barat, yang kemudian menggagas program beasiswa khusus untuk mendukung anak-anak yang merawat orang tua mereka yang sakit.
“Dengan beasiswa ini, kami berharap Alika bisa melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah Atas hingga perguruan tinggi tanpa harus mengorbankan kewajibannya sebagai anak yang merawat orang tua,” ujar Dr. Syam saat menyerahkan secara simbolis beasiswa tersebut Senin (2/9).
Direktur Politeknik Medica Farma Husada Mataram, Ibu Apt. Ajeng Dian Pertiwi, M.Farm menyampaikan bahwa beasiswa ini diharapkan dapat meringankan beban Alika, sekaligus menjadi inspirasi bagi banyak anak muda lainnya. “Kisah Alika bukan hanya tentang perjuangan merawat orang tua, tetapi juga tentang harapan untuk masa depan yang lebih baik. Kami bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan Alika kedepannya.” katanya.
Program beasiswa ini juga merupakan bagian dari komitmen DPRD Lobar dan Politeknik untuk memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yang memiliki keterbatasan ekonomi namun tetap berusaha keras untuk melanjutkan pendidikan mereka.
Alika sendiri tampak terharu saat menerima beasiswa tersebut. “Ini adalah kesempatan besar bagi saya. Saya sangat berterima kasih kepada Politeknik dan Bapak Dr. Syam atas dukungan ini. Saya akan terus berjuang, baik dalam pendidikan maupun merawat ayah saya,” ucapnya penuh haru.
Beasiswa yang diterima Alika meliputi biaya kuliah penuh hingga lulus, termasuk bantuan biaya hidup. Program ini akan terus dikembangkan oleh DPRD Lobar dan Politeknik untuk membantu anak-anak berbakti yang menghadapi situasi serupa.
Langkah ini merupakan salah satu wujud nyata dari kepedulian sosial yang melibatkan berbagai elemen masyarakat di Lombok Barat. Diharapkan, inisiatif ini dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lain dan pemerintah daerah untuk terus mendukung generasi muda yang berjuang dalam kondisi yang penuh tantangan.
