Prodi Farmasi Dorong Inovasi dengan Kuliah Pakar tentang Pharmapreneurship

Red. Liana Oktavia Cahyani

[MFH News, 29/08/2024], Mataram – Program Studi DIII Farmasi Politeknik Medica Farma Husada Mataram kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong inovasi dan kewirausahaan di kalangan mahasiswa dengan menyelenggarakan kuliah pakar bertema “Strategi Pharmapreneurship Dalam Menjaga dan Meningkatkan Mutu Produk Farmasi Berbasis Bahan Alam untuk Membangun UMKM di NTB.” Acara ini diadakan di Aula 1 Kampus pada Rabu (29/08) dan dihadiri oleh lebih dari 80 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan praktisi farmasi.

Kuliah pakar ini menghadirkan Dra. Yulwiriati Moesa, Apt., M.Si, surveior sarana kesehatan kementerian kesehatan RI atau Ex Direktur RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, yang berbagi wawasan tentang bagaimana mengembangkan bisnis farmasi berbasis inovasi. Dalam paparannya, Dra. Yulwiriati menekankan pentingnya kolaborasi antara pengetahuan farmasi dengan kemampuan kewirausahaan untuk menciptakan peluang bisnis yang berkelanjutan dan memiliki dampak positif pada masyarakat.

“Pharmapreneurship bukan hanya tentang menjual produk farmasi, tetapi juga bagaimana menciptakan solusi inovatif yang dapat menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat. Penting bagi mahasiswa farmasi untuk memahami dinamika pasar, manajemen bisnis, serta strategi inovatif dalam memulai dan mengembangkan bisnis di bidang farmasi,” ujar Dra. Yulwiriati Moesa, Apt., M.Si, dalam kuliahnya.

Kuliah pakar ini bertujuan untuk membekali tenaga kefarmasian dengan pengetahuan dan keterampilan yang di perlukan dalam menghadapi dinamika industri farmasi saat ini. Selain itu perkuliahan ini juga memberikan edukasi tentang bagaimana cara mengembangkan UMKM yang berbasis bahan alam ( obat tradisional) di NTB yang masih tergolong sangat sedikit yang dimana narasumbernya sendiri, ungkap surveior sarana kesehatan kementrian kesehatan RI tersebut. Dra. Yulwiriati Moesa, Apt., M.Si juga mengupas beberapa tips sukses dalam membuat produk yaitu dengan harus mementingkan knowledge (ilmu pengetahuan),skill ( kemampuan), attitude (prilaku).

Ketua Prodi Farmasi, Apt. Sri Idawati, S.Farm., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kuliah pakar ini merupakan salah satu upaya Prodi Farmasi untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis yang relevan dengan dunia kerja. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya memiliki pengetahuan akademis yang kuat, tetapi juga kemampuan untuk menerapkan ilmu mereka dalam konteks bisnis dan kewirausahaan,” ujarnya.

Kuliah pakar ini mendapat sambutan positif dari para peserta. Salah satu mahasiswa, Danu Wilantara, mengungkapkan bahwa acara ini membuka wawasannya tentang berbagai peluang yang ada dalam bidang pharmapreneurship. “Saya menjadi lebih termotivasi untuk mengeksplorasi potensi bisnis di bidang farmasi dan berinovasi dalam menciptakan produk yang bermanfaat,” katanya.

Dengan diselenggarakannya kuliah pakar ini, Prodi Farmasi berharap dapat terus menginspirasi dan membimbing mahasiswanya dalam menjadi pharmapreneur muda yang inovatif dan siap berkontribusi dalam dunia kesehatan.

Humas UNBIM

Asal Usul / Sejarah Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM MFH) dulunya adalah Politeknik Medica Farma Husada (MFH) di Mataram, NTB. Politeknik MFH didirikan oleh Yayasan Cipta Medica Mandiri pada tahun 2009 dengan fokus pada pendidikan vokasi. Pada 10 Mei 2025, resmi bertransformasi menjadi universitas dengan nama Universitas Bima Internasional MFH. Visi dan Misi / Cita-cita UNBIM MFH memiliki visi internasional: menjadi “magnet pendidikan dunia” dan pusat pendidikan unggulan di kawasan Asia Tenggara. Berkomitmen pada internasionalisasi: menjalin kerja sama dengan universitas luar negeri, pertukaran mahasiswa dan dosen, riset kolaboratif internasional. Mendorong tridharma perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Program Studi Sebelum menjadi universitas, Politeknik MFH memiliki 10 program studi vokasi (D3 dan sarjana terapan), terutama di bidang kesehatan, teknologi laboratorium, sistem informasi, manajemen kesehatan, dan lainnya. Dengan transformasi menjadi universitas, diharapkan UNBIM MFH akan mengembangkan program studi baru (meskipun detail lengkap fakultasnya mungkin masih dalam pengembangan). Kepemimpinan Rektor UNBIM MFH adalah Dr. Syamsuriansyah, MM., M.Kes. Direktur (saat masih Politeknik) adalah Apt. Ajeng Dian Pratiwi, M.Farm. Dr. Syamsuriansyah juga berperan sebagai tokoh penting dalam yayasan dan di komunitas pendidikan internasional, misalnya sebagai Presiden AASMT (Asean Association of Schools of Medical Technology). Prestasi dan Pengakuan Politeknik MFH pernah mendapat peringkat sebagai Perguruan Tinggi Vokasi Terbaik di NTB UNBIM MFH menjalin kerja sama strategis dengan banyak universitas di kawasan ASEAN (Filipina, Vietnam, Kamboja, Thailand, Malaysia). Ruang lingkup kolaborasi mencakup pertukaran akademik, riset internasional, seminar & konferensi bersama, kurikulum global, dan peningkatan kapasitas institusi. Budaya dan Tradisi Ada tradisi unik di kampus MFH: memberikan hadiah umroh kepada dosen dan tenaga kependidikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. Fokus pada tenaga pengajar muda dan energik untuk mendorong inovasi pendidikan dan penelitian. Alamat / Lokasi Kampus UNBIM MFH berlokasi di Jalan Medica Farma No. 1, Mataram, NTB