Oleh : M. Khalid Iswadi, M.Sos – Dosen PARI
[MFH News, 17/07/2024], Mataram – 75% praktik dan 25% teoritik adalah identitas yang melekat pada POLMEFARDAM (Politeknik Medica Farma Husada Mataram). Gebrakan ini adalah ikhtiar mewujudkan insan akademis berlatar belakang teoritis dan praksis ujar Dr. Syamsuriansyah,M.M., M.Kes. dalam berbagai kesempatan.
PBL (Praktik Belajar Lapangan) yang dilakukan setiap akhir semester genap menjadi tradisi wajib seluruh prodi di Politeknik Medica Farma Husada Mataram. PBL semester genap tahun 2024 menjadi angin segar bagi prodi PARI (Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi) Politeknik Medica Farma Husada Mataram. Anime instansi pemerintah dan swasta menyambut hangat kehadiran mahasiswa PBL Prodi PARI, minimnya arsiparis di setiap instansi menjadi permasalahan yang harus disadari ungkap pembimbing lahan Perpustakaan Daerah Provinsi NTB. Pada instansi yang berbeda, Raden Haryono selaku pembimbing lahan bidang arsip dan surat menyurat Sekda Provinsi NTB menceritakan: Saat ini NTB membutuhkan kurang labih 1500 Arsiparis yang akan ditempatkan di setiap instansi, posisi yang terisi kurang dari 200 arsiparis termasuk didalamnya arsiparis yang akan purna tugas. Peluang emas menanti lulusan Prodi PARI ungkap Raden Haryono lebih jauh. Arsiparis adalah sesorang yang memiliki komptensi di bidang kearsipan yang di peroleh melalui pendidikan formal dan atau pelatihan kearsipan.
Menangkap peluang emas itu, Raden Haryono selaku pembimbing lahan memperkenalkan aplikasi Si Tatik (Sistem Temu Arsip Tiga Detik) pada mahasiswa Prodi PARI Politeknik Medica Farma Husada Mataram. Aplikasi karya putra NTB ini telah menjadi rujukan di kancah nasional, ragam instansi dari berbagai daerah telah berkunjung mempelajari praktik baik Si Tatik. Tradisi arsip yang rapi, terstruktur, dan mudah dideteksi dalam waktu hitungan detik menjadi identitas aplikasi si Tatik. PBL selama 2 minggu ini mencerminkan praktik dari teoritik kami selama 4 semester, mempelajari aplikasi Si Tatik memberikan gambaran kesiapan dan kepantasan kami menjadi arsiparis di masa mendatang ungkap Gunawan dan Ema selaku mahasiswa PBL di Sekda Provinsi NTB.
Gayung bersambut, Andi Aminullah selaku ketua Prodi PARI POLMEFARDAM membaca potensi praktik baik aplikasi Si Tatik yang didapatkan mahasiswa PARI selama PBL berlangsung. Andi berkomitmen dalam waktu dekat akan mengadakan Bimtek aplikasi si Tatik untuk civitas dosen Politeknik Medica Farma Husada dan mahasiswa Pari secara khusus. Pentingnya arsip dilingkungan akademik harus menjadi skala perioritas. Arsip Dinamis dan Arsip Statis seperti surat menyurat, perjanjian kerja sama dan borang adalah ruang Si Tatik dilingkungan akademik. “Mempelajari Si Tatik hari ini sama dengan menjawab peluang emas arsiparis NTB di masa mendatang”. Alumni Prodi PARI Politeknik Medica Farma Husada mataram adalah bagian dari masa depan itu ungkap Andi dengan optimis.
