MATARAM – Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM) menyelenggarakan kegiatan Tim Pakar Skema Dorongan Teknologi Tahun 2026 pada 15–17 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pengembangan riset, inovasi dan hilirisasi teknologi agar hasil penelitian memiliki potensi penerapan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (Jumat, 16/10/2026)
Kegiatan ini offline dan online melalui zoom, menghadirkan lima pakar dengan bidang keahlian yang saling melengkapi, yaitu Dr. Widaningsih, S.Psi., S.H., M.H. sebagai Pakar Regulasi dan Legal; Prof. Ir. Yan Watequlis Syaifudin, S.T., M.MT., Ph.D. sebagai Pakar Teknis; Dr. Yuri Ariyanto, S.Kom. sebagai Ketua Tim Pakar; Dr. Aang Afandi, S.E., M.M. sebagai Pakar Keuangan dan Risiko serta Kartika Indah Permangsari, S.E., M.M. sebagai Pakar Pasar dan Bisnis Modal.
Kehadiran tim pakar dengan latar belakang keahlian yang beragam diharapkan dapat memberikan penilaian dan rekomendasi komprehensif terhadap pengembangan teknologi. Aspek regulasi dan legal diperlukan untuk memastikan kesesuaian pengembangan inovasi dengan ketentuan yang berlaku, sementara aspek teknis berperan dalam menilai kelayakan dan kesiapan teknologi.
Dari sisi keuangan dan risiko, kajian diarahkan untuk mengidentifikasi potensi pembiayaan, risiko pengembangan serta keberlanjutan penerapan teknologi. Sementara itu, perspektif pasar dan bisnis membantu memetakan peluang pemanfaatan inovasi, kebutuhan pengguna dan kemungkinan pengembangan model bisnis.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNBIM, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Rektor UNBIM, Dr. Apt. Ajeng Dianpertiwi, M.Farm. Pelaksanaan kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kapasitas riset, meningkatkan kualitas inovasi, serta mendorong pemanfaatan hasil penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, dunia usaha dan industri.
Ketua Tim Pakar, Dr. Yuri Ariyanto, S.Kom., bersama para pakar lainnya diharapkan dapat mendorong proses evaluasi dan pengembangan yang mempertimbangkan aspek teknis, regulasi, keuangan, risiko serta peluang pasar secara terpadu.
Ketua LPPM UNBIM, Ahmad Muhdi, S.s., M.Pd, menegaskan bahwa penguatan penelitian tidak cukup hanya melalui peningkatan jumlah publikasi atau luaran akademik. Hasil penelitian juga perlu memperoleh pendampingan dan evaluasi agar potensinya dapat dikembangkan menjadi teknologi yang memiliki nilai guna.
“Kegiatan Tim Pakar Program Hilirisasi Riset Prioritas “Skema Dorongan Teknologi 2026 menjadi langkah penting untuk memperkuat kualitas penelitian dan mendorong hasil riset agar memiliki arah pengembangan yang lebih jelas. Melalui masukan dan pendampingan tim pakar, kami berharap potensi inovasi yang dihasilkan sivitas akademika UNBIM dapat diidentifikasi, disempurnakan dan dikembangkan sesuai kebutuhan pengguna.” Ungkapnya.
Rektor UNBIM, Dr. Apt. Ajeng Dianpertiwi, M.Farm., menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan penelitian yang tidak hanya memenuhi kebutuhan akademik, tetapi juga berkontribusi terhadap penyelesaian persoalan nyata di tengah masyarakat.
“UNBIM terus mendorong penguatan budaya riset dan inovasi di lingkungan perguruan tinggi. Kami ingin hasil penelitian dosen tidak berhenti pada laporan atau publikasi ilmiah, tetapi dapat dikembangkan menjadi inovasi yang memiliki nilai guna dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini, kami berharap peran tim pakar dapat memperkuat kualitas pengembangan teknologi sekaligus membuka peluang hilirisasi hasil riset.”
Melalui kegiatan Tim Pakar Program Hilirisasi Riset Prioritas “Skema Dorongan Teknologi 2026, UNBIM menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pengembangan riset yang berkualitas diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas peneliti, penguatan kolaborasi, serta pemanfaatan hasil inovasi secara berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi dorongan bagi sivitas akademika untuk menghasilkan penelitian yang kreatif, relevan dan berorientasi pada pemecahan masalah. Dengan dukungan tim pakar dan sinergi berbagai pihak, UNBIM terus berupaya membangun ekosistem riset yang produktif serta memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Langkah tersebut sejalan dengan semangat UNBIM Kampus Berdampak, yaitu menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan teknologi, pembangunan daerah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
By, “Humas UNBIM”
