You are currently viewing UNBIM Kembali Ukir Prestasi Nasional, Mahasiswa RMIK Raih Juara 1 dan Juara 2 pada Medical Terminology Competition 11th NTWCC 2026

UNBIM Kembali Ukir Prestasi Nasional, Mahasiswa RMIK Raih Juara 1 dan Juara 2 pada Medical Terminology Competition 11th NTWCC 2026

MATARAM – Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dua mahasiswa Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) berhasil meraih posisi juara dalam ajang Medical Terminology Competition – 11th NTWCC 2026. (Jumat, 09/10/2026)

Prestasi tersebut diraih oleh Riby Ramdatul Fitri yang berhasil meraih Juara 1 dan Aulia Safitri yang meraih Juara 2. Capaian ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar UNBIM sekaligus menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam menguasai kompetensi akademik di bidang rekam medis dan informasi kesehatan.

Keberhasilan kedua mahasiswa tersebut merupakan bukti bahwa penguatan kompetensi akademik dan pengembangan potensi mahasiswa menjadi bagian penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, profesional serta mampu bersaing di tingkat nasional.

Rektor Universitas Bima Internasional MFH, Dr. Apt. Ajeng Dianpertiwi, M.Farm., menyampaikan apresiasi atas pencapaian yang diraih kedua mahasiswa RMIK tersebut. Menurutnya, prestasi mahasiswa merupakan salah satu indikator penting dari proses pendidikan yang berorientasi pada pengembangan kompetensi, karakter dan daya saing lulusan.

“Prestasi yang diraih oleh Riby Ramdatul Fitri dan Aulia Safitri merupakan kebanggaan bagi Universitas Bima Internasional MFH. Capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa UNBIM memiliki potensi dan kemampuan untuk berkompetisi serta meraih prestasi di tingkat nasional. Kami berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus belajar, mengembangkan kompetensi dan berani mengambil peluang dalam berbagai ajang akademik,” ungkap Rektor.

Rektor menegaskan bahwa UNBIM akan terus mendorong terciptanya ekosistem akademik yang mendukung kreativitas, inovasi dan prestasi mahasiswa. Komitmen tersebut sejalan dengan upaya universitas dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains dan Teknologi (FIKeST) UNBIM, Apt. Sri Idawati, S.Farm., M.Pd., turut mengapresiasi keberhasilan mahasiswa RMIK yang mampu meraih Juara 1 dan Juara 2 dalam kompetisi tersebut.

Menurutnya, penguasaan terminologi medis merupakan kompetensi mendasar yang harus dimiliki mahasiswa rekam medis dan informasi kesehatan. Kompetensi ini berperan penting dalam mendukung ketepatan dokumentasi medis, pengelolaan data pasien serta penyelenggaraan informasi kesehatan yang berkualitas.

“Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki potensi besar untuk berkembang melalui proses pembelajaran yang berkelanjutan. Kami berharap prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi dorongan bagi seluruh mahasiswa FIKeST untuk terus meningkatkan kemampuan akademik, memperluas wawasan dan mengembangkan kompetensi sesuai bidang keilmuannya,” ujarnya.

Ketua Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) UNBIM, Ns. Uswatun Hasanah, S.Kep., M.Kep, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian Riby Ramdatul Fitri dan Aulia Safitri. Prestasi tersebut dinilai menjadi motivasi bagi program studi untuk terus memperkuat proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa.

“Keberhasilan meraih Juara 1 dan Juara 2 dalam Medical Terminology Competition merupakan pencapaian yang membanggakan bagi Program Studi RMIK. Penguasaan terminologi medis membutuhkan ketelitian, pemahaman konsep, dan kemampuan menerapkan istilah medis secara tepat. Kami berharap prestasi ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan aktif mengikuti kompetisi akademik,” ungkapnya.

Medical Terminology Competition menjadi salah satu wadah pengembangan kemampuan akademik mahasiswa dalam memahami terminologi medis yang digunakan dalam dunia pelayanan kesehatan. Penguasaan bidang ini memiliki peran penting dalam mendukung dokumentasi klinis, klasifikasi informasi medis, pengolahan data serta komunikasi profesional dalam sistem pelayanan kesehatan.

Bagi UNBIM, keberhasilan mahasiswa dalam kompetisi ini tidak hanya menjadi pencapaian individual tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya prestasi di lingkungan perguruan tinggi. Partisipasi mahasiswa dalam kompetisi akademik diharapkan dapat memperkuat kepercayaan diri, kemampuan berpikir kritis dan kesiapan menghadapi persaingan profesional.

UNBIM terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan kompetensi mahasiswa, penguatan budaya akademik dan penciptaan lingkungan pembelajaran yang mendorong lahirnya generasi unggul serta adaptif terhadap perubahan.

Selamat dan sukses kepada Riby Ramdatul Fitri atas raihan Juara 1 dan Aulia Safitri atas raihan Juara 2 dalam Medical Terminology Competition – 11th NTWCC 2026.Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa UNBIM untuk terus berkarya, berinovasi dan mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

By, “Humas UNBIM”

Humas UNBIM

Asal Usul / Sejarah Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM MFH) dulunya adalah Politeknik Medica Farma Husada (MFH) di Mataram, NTB. Politeknik MFH didirikan oleh Yayasan Cipta Medica Mandiri pada tahun 2009 dengan fokus pada pendidikan vokasi. Pada 10 Mei 2025, resmi bertransformasi menjadi universitas dengan nama Universitas Bima Internasional MFH. Visi dan Misi / Cita-cita UNBIM MFH memiliki visi internasional: menjadi “magnet pendidikan dunia” dan pusat pendidikan unggulan di kawasan Asia Tenggara. Berkomitmen pada internasionalisasi: menjalin kerja sama dengan universitas luar negeri, pertukaran mahasiswa dan dosen, riset kolaboratif internasional. Mendorong tridharma perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Program Studi Sebelum menjadi universitas, Politeknik MFH memiliki 10 program studi vokasi (D3 dan sarjana terapan), terutama di bidang kesehatan, teknologi laboratorium, sistem informasi, manajemen kesehatan, dan lainnya. Dengan transformasi menjadi universitas, diharapkan UNBIM MFH akan mengembangkan program studi baru (meskipun detail lengkap fakultasnya mungkin masih dalam pengembangan). Kepemimpinan Rektor UNBIM MFH adalah Dr. Syamsuriansyah, MM., M.Kes. Direktur (saat masih Politeknik) adalah Apt. Ajeng Dian Pratiwi, M.Farm. Dr. Syamsuriansyah juga berperan sebagai tokoh penting dalam yayasan dan di komunitas pendidikan internasional, misalnya sebagai Presiden AASMT (Asean Association of Schools of Medical Technology). Prestasi dan Pengakuan Politeknik MFH pernah mendapat peringkat sebagai Perguruan Tinggi Vokasi Terbaik di NTB UNBIM MFH menjalin kerja sama strategis dengan banyak universitas di kawasan ASEAN (Filipina, Vietnam, Kamboja, Thailand, Malaysia). Ruang lingkup kolaborasi mencakup pertukaran akademik, riset internasional, seminar & konferensi bersama, kurikulum global, dan peningkatan kapasitas institusi. Budaya dan Tradisi Ada tradisi unik di kampus MFH: memberikan hadiah umroh kepada dosen dan tenaga kependidikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. Fokus pada tenaga pengajar muda dan energik untuk mendorong inovasi pendidikan dan penelitian. Alamat / Lokasi Kampus UNBIM MFH berlokasi di Jalan Medica Farma No. 1, Mataram, NTB