Mataram – Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM) kembali menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi berwawasan internasional dengan menyambut kedatangan mahasiswa internasional asal Sudan yang akan menempuh pendidikan di Program Studi S1 Rekayasa Sipil, Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains dan Teknologi (FIKEST).
Penyambutan yang berlangsung pada 15 Juli 2026 tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat internasionalisasi kampus serta memperkaya keberagaman budaya dan pengalaman belajar di lingkungan akademik UNBIM.
Mengusung semangat budaya lokal melalui pesan, “Bawa Sirih, Bawa Pandan, Bawa Bunga ke Dalam Kendi, Selamat Datang Mahasiswa dari Sudan, UNBIM Siap Mengukir Cerita Abadi,” Prodi S1 Rekayasa Sipil menyampaikan sambutan hangat kepada mahasiswa internasional yang akan menjadi bagian dari keluarga besar UNBIM.
Kehadiran mahasiswa asing di lingkungan kampus diharapkan dapat mendorong terciptanya suasana pembelajaran yang lebih inklusif, memperluas wawasan global mahasiswa serta memperkuat kolaborasi akademik lintas negara.
Rektor Universitas Bima Internasional MFH, Dr. apt. Ajeng Dian Pertiwi, M.Farm., menyampaikan bahwa internasionalisasi merupakan salah satu prioritas pengembangan UNBIM dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.
“Kami menyambut dengan penuh kebanggaan kehadiran mahasiswa internasional di UNBIM. Kehadiran mereka tidak hanya memperkaya keberagaman budaya di kampus, tetapi juga memperkuat jejaring akademik internasional serta menjadi bagian dari upaya mencetak lulusan yang memiliki kompetensi global,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina Yayasan Medika Cipta Mandiri, Assoc. Prof. Dr. Syamsuriansyah, M.M., M.Kes., menegaskan bahwa kepercayaan mahasiswa mancanegara untuk belajar di UNBIM menjadi indikator meningkatnya reputasi institusi di tingkat internasional.
“UNBIM terus membuka ruang kolaborasi global melalui pendidikan, penelitian dan pertukaran budaya. Kehadiran mahasiswa dari Sudan menjadi bukti bahwa UNBIM semakin dikenal sebagai perguruan tinggi yang mampu memberikan pengalaman belajar berkualitas dalam lingkungan akademik yang inklusif dan berdaya saing internasasional,” ungkapnya.
Ketua Program Studi S1 Rekayasa Sipil, Dunung Waskito Aji, S.T., M.T, juga menyampaikan bahwa mahasiswa internasional akan mengikuti proses pembelajaran yang didukung kurikulum berbasis kompetensi, penguatan teknologi, serta pendekatan pembangunan infrastruktur berkelanjutan (Sustainable Infrastructure).
Melalui berbagai program internasional yang terus dikembangkan, Universitas Bima Internasional MFH berkomitmen memperluas jejaring kerja sama global, meningkatkan mobilitas mahasiswa dan dosen serta menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif dan mampu menghasilkan lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
By, “Humas UNBIM”
