You are currently viewing Congratulations! 2 ARJUNA UNBIM Tembus Inspiring Lecturer Program (ILP) by ParagonCorp 2026

Congratulations! 2 ARJUNA UNBIM Tembus Inspiring Lecturer Program (ILP) by ParagonCorp 2026

Mataram – Kabar membanggakan kembali datang dari Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM). Dua dosen terbaik yang tergabung dalam ARJUNA UNBIM berhasil lolos dalam ajang bergengsi Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026 yang diselenggarakan oleh ParagonCorp. Prestasi ini menjadi semakin istimewa karena keduanya mampu bersaing di tengah tingginya antusiasme akademisi dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. (Kamis, 11/06/2026)

Dari lebih dari 6.000 pendaftar, hanya 300 peserta terpilih yang dinyatakan lolos untuk mengikuti program pengembangan dosen tersebut. Dengan tingkat kelolosan sekitar 5 persen, ILP menjadi salah satu program pengembangan kapasitas dosen paling kompetitif di tingkat nasional.

Dua dosen UNBIM yang berhasil menembus seleksi tersebut adalah Hardani, S.Pd., M.Si. dan Lalu Dwi Satria Ardiansyah, M.Pd. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi pencapaian personal, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika UNBIM yang terus berkomitmen membangun budaya akademik yang unggul, inovatif dan berdampak.

Inspiring Lecturer Program (ILP) merupakan program pengembangan dosen yang dirancang oleh ParagonCorp untuk membangun ekosistem pembelajaran yang inspiratif melalui penguatan kompetensi kepemimpinan, inovasi pembelajaran, pengembangan karakter, jejaring profesional serta kolaborasi lintas disiplin. Program ini bertujuan melahirkan dosen-dosen inspiratif yang mampu menciptakan perubahan positif dan menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global.

Hardani, S.Pd., M.Si. menyampaikan rasa syukur atas kesempatan berharga yang diperolehnya.

“Kesempatan ini merupakan amanah sekaligus ruang untuk terus bertumbuh. Kami berharap ilmu, jejaring, dan pengalaman yang diperoleh selama program dapat dibagikan kembali kepada sivitas akademika UNBIM sehingga mampu mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih inovatif, kolaboratif dan berdampak bagi mahasiswa maupun masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Lalu Dwi Satria Ardiansyah, M.Pd. menilai bahwa dosen memiliki peran strategis dalam membentuk generasi masa depan bangsa.

“Semoga capaian ini menjadi inspirasi bahwa tidak ada batas untuk terus berkembang. Dengan semangat belajar, kerja keras, dan kolaborasi, dosen dari daerah juga mampu bersaing dan menunjukkan kualitasnya di tingkat nasional. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kapasitas dan memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan,” ungkapnya.

Rektor UNBIM, Dr. Apt. Ajeng Dian Pertiwi, M.Farm, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh kedua dosen tersebut.

“Keberhasilan Hardani dan Lalu Dwi Satria Ardiansyah menembus Inspiring Lecturer Program 2026 merupakan bukti bahwa dosen-dosen UNBIM memiliki kualitas, kompetensi, dan daya saing yang mampu bersanding dengan akademisi terbaik dari seluruh Indonesia. Kami berharap pengalaman yang diperoleh dapat memperkaya proses pembelajaran di kampus serta menginspirasi dosen dan mahasiswa lainnya untuk terus berkembang dan berprestasi,” tuturnya.

Ketua Pembina Yayasan Medica Cipta Mandiri, Assoc. Prof. Dr. Syamsuriansyah, MM., M.Kes, juga memberikan apresiasi atas capaian tersebut sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan UNBIM.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa UNBIM terus bergerak ke arah yang positif dalam membangun budaya akademik yang unggul. Kami selalu mendorong dosen untuk aktif mengikuti program-program nasional maupun internasional sebagai upaya meningkatkan kompetensi, jejaring dan kontribusi akademik. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa dosen UNBIM mampu bersaing di tingkat nasional dan membawa nama baik institusi,” ungkapnya.

Keberhasilan dua dosen UNBIM tersebut sekaligus memperkuat eksistensi ARJUNA UNBIM sebagai wadah pengembangan kapasitas akademik yang terus melahirkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing. Prestasi ini juga sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak yang menekankan pentingnya transformasi pendidikan tinggi melalui penguatan kualitas dosen, inovasi pembelajaran dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dengan capaian ini, UNBIM semakin optimis dalam mewujudkan visinya sebagai perguruan tinggi yang unggul, adaptif dan berdaya saing global. Partisipasi aktif dosen dalam berbagai program pengembangan nasional dan internasional diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jejaring kolaborasi, serta memperkuat peran UNBIM dalam mencetak generasi masa depan yang kompeten dan berkarakter.

Selamat kepada Hardani, S.Pd., M.Si. dan Lalu Dwi Satria Ardiansyah, M.Pd. atas pencapaian luar biasa ini. Dari lebih dari 6.000 pendaftar, hanya 300 peserta yang berhasil terpilih. Terus menginspirasi, terus berkarya dan terus membawa nama UNBIM menuju panggung yang lebih tinggi demi kemajuan pendidikan Indonesia.

By, Humas UNBIM”

Humas UNBIM

Asal Usul / Sejarah Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM MFH) dulunya adalah Politeknik Medica Farma Husada (MFH) di Mataram, NTB. Politeknik MFH didirikan oleh Yayasan Cipta Medica Mandiri pada tahun 2009 dengan fokus pada pendidikan vokasi. Pada 10 Mei 2025, resmi bertransformasi menjadi universitas dengan nama Universitas Bima Internasional MFH. Visi dan Misi / Cita-cita UNBIM MFH memiliki visi internasional: menjadi “magnet pendidikan dunia” dan pusat pendidikan unggulan di kawasan Asia Tenggara. Berkomitmen pada internasionalisasi: menjalin kerja sama dengan universitas luar negeri, pertukaran mahasiswa dan dosen, riset kolaboratif internasional. Mendorong tridharma perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Program Studi Sebelum menjadi universitas, Politeknik MFH memiliki 10 program studi vokasi (D3 dan sarjana terapan), terutama di bidang kesehatan, teknologi laboratorium, sistem informasi, manajemen kesehatan, dan lainnya. Dengan transformasi menjadi universitas, diharapkan UNBIM MFH akan mengembangkan program studi baru (meskipun detail lengkap fakultasnya mungkin masih dalam pengembangan). Kepemimpinan Rektor UNBIM MFH adalah Dr. Syamsuriansyah, MM., M.Kes. Direktur (saat masih Politeknik) adalah Apt. Ajeng Dian Pratiwi, M.Farm. Dr. Syamsuriansyah juga berperan sebagai tokoh penting dalam yayasan dan di komunitas pendidikan internasional, misalnya sebagai Presiden AASMT (Asean Association of Schools of Medical Technology). Prestasi dan Pengakuan Politeknik MFH pernah mendapat peringkat sebagai Perguruan Tinggi Vokasi Terbaik di NTB UNBIM MFH menjalin kerja sama strategis dengan banyak universitas di kawasan ASEAN (Filipina, Vietnam, Kamboja, Thailand, Malaysia). Ruang lingkup kolaborasi mencakup pertukaran akademik, riset internasional, seminar & konferensi bersama, kurikulum global, dan peningkatan kapasitas institusi. Budaya dan Tradisi Ada tradisi unik di kampus MFH: memberikan hadiah umroh kepada dosen dan tenaga kependidikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. Fokus pada tenaga pengajar muda dan energik untuk mendorong inovasi pendidikan dan penelitian. Alamat / Lokasi Kampus UNBIM MFH berlokasi di Jalan Medica Farma No. 1, Mataram, NTB