You are currently viewing Pecah Rekor Akademik! Ahmad Ryadussholihin Syafi’i Tembus SINTA 2 dan Lulus Tanpa Skripsi di UNBIM

Pecah Rekor Akademik! Ahmad Ryadussholihin Syafi’i Tembus SINTA 2 dan Lulus Tanpa Skripsi di UNBIM

[Diksa News, 18/05/2026], Mataram – Dunia akademik di Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM) kembali dibuat bangga. Salah satu mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL), Ahmad Ryadussholihin Syafi’i, sukses mencetak prestasi yang tidak main-main: tembus jurnal SINTA 2 sekaligus lulus tanpa skripsi. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa muda daerah juga bisa tampil gahar di dunia riset dan publikasi ilmiah nasional.

Artikel ilmiah Ahmad berhasil diterbitkan di jurnal Journal of Vocational, Informatics and Computer Education (VOICE) dengan judul:

“Implementing the SAW Method in a Web-Based Decision Support System for Study Program Selection: Development, Testing, and Evaluation at a Private University in Indonesia.”

Penelitian tersebut membahas pengembangan sistem pendukung keputusan berbasis web menggunakan metode SAW (Simple Additive Weighting) untuk membantu calon mahasiswa menentukan program studi yang paling sesuai.

Yang bikin makin keren, publikasi di jurnal terindeks SINTA 2 ini menjadi tiket Ahmad untuk menyelesaikan studinya tanpa harus menempuh skripsi konvensional. Sebuah capaian akademik yang masih sangat jarang diraih mahasiswa. Keberhasilan ini juga sejalan dengan penguatan kebijakan akademik yang tengah didorong oleh Wakil Rektor I Bidang Pendidikan dan Kerjasama UNBIM dan LPPM, yakni memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyelesaikan studi melalui luaran akademik selain skripsi konvensional, seperti publikasi ilmiah, karya seni dan inovasi, maupun proyek kemanusiaan.

Ahmad sendiri dibimbing oleh ibu Asmaul Husna RS., MT dan pak Sirajun Nasihin, M.Kom. Keduanya berperan penting dalam mendampingi proses penelitian hingga artikel berhasil lolos publikasi pada jurnal terindeks SINTA 2.

Ahmad mengaku tidak menyangka penelitiannya dapat menembus jurnal terindeks SINTA 2 dan menjadi jalan kelulusannya.

Awalnya saya hanya ingin membuat penelitian yang benar-benar bermanfaat. Tapi ternyata proses itu membawa saya sampai ke publikasi SINTA 2. Ini jadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya,” ujarnya.

Ia juga berharap capaian tersebut dapat memotivasi mahasiswa lain agar lebih percaya diri untuk meneliti dan menulis karya ilmiah sejak dini. Sementara itu, pihak prodi menilai capaian ini menjadi salah satu indikator tumbuhnya budaya akademik yang lebih produktif dan adaptif di lingkungan UNBIM.

Kami ingin mahasiswa tidak hanya selesai kuliah, tetapi juga meninggalkan karya yang bisa diakui secara akademik dan memberi dampak nyata. Jalur publikasi seperti ini menjadi salah satu bentuk transformasi pendidikan tinggi yang sedang kami dorong,” ungkap ibu ibu Asmaul Husna RS., MT selaku kaprodi TRPL

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UNBIM mampu bersaing tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga di dunia publikasi ilmiah nasional. Kehadiran mahasiswa dengan capaian seperti ini diharapkan menjadi inspirasi baru bagi generasi muda untuk lebih berani berkarya, meneliti, dan menciptakan inovasi sejak di bangku kuliah.

UNBIM kini menunjukkan arah baru pendidikan tinggi modern: kuliah bukan sekadar mengejar gelar, tetapi menghasilkan karya yang diakui dan memberi dampak nyata.