Mataram, UNBIM — Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM) menyelenggarakan kegiatan Kuliah Pakar bertajuk “Smart Health Analytics: Integrasi Biostatistik dalam Pengolahan Data Kesehatan Modern” pada 25 April 2026 di Mataram. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas akademik mahasiswa dan dosen dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan berbasis data.
Kuliah pakar ini menghadirkan narasumber Jihadil Qudsi, M.Si, yang memberikan pemaparan komprehensif terkait peran biostatistik dalam mendukung pengolahan dan analisis data kesehatan modern, khususnya dalam era digitalisasi layanan kesehatan.
Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa integrasi biostatistik dengan teknologi analitik menjadi kunci dalam menghasilkan informasi kesehatan yang akurat, valid dan berbasis bukti (evidence-based), yang selanjutnya dapat digunakan dalam pengambilan keputusan di bidang kesehatan.
Kegiatan ini diikuti oleh sivitas akademika UNBIM, khususnya mahasiswa dan dosen dari bidang kesehatan, sains, dan teknologi, sebagai bagian dari penguatan kompetensi dalam memahami pendekatan data-driven decision making di sektor kesehatan.
Rektor UNBIM, Dr. Apt. Ajeng Dian Pertiwi, M.Farm, menyampaikan bahwa kegiatan kuliah pakar merupakan salah satu strategi akademik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang relevan dengan perkembangan global.
“Transformasi di bidang kesehatan saat ini sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi dan analisis data. Melalui kuliah pakar ini, UNBIM mendorong sivitas akademika untuk memiliki kompetensi yang adaptif terhadap perkembangan tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains, dan Teknologi (FIKesT) UNBIM, Wulandari Dewi Susilawati, S.ST., M.Kes, menegaskan bahwa penguatan kompetensi di bidang analisis data kesehatan menjadi kebutuhan penting dalam dunia akademik maupun profesional.
“Kemampuan dalam mengolah dan menganalisis data kesehatan berbasis biostatistik merupakan kompetensi kunci di era saat ini. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami pendekatan analitik secara lebih komprehensif dan aplikatif,” ungkapnya.
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Dalam sesi tersebut, mahasiswa dan dosen aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait implementasi biostatistik dalam penelitian kesehatan, penggunaan perangkat lunak analisis data, hingga tantangan dalam mengelola data kesehatan di era digital.
Diskusi berlangsung dinamis dan konstruktif, menunjukkan tingginya antusiasme peserta terhadap topik yang diangkat. Narasumber memberikan berbagai contoh kasus serta pendekatan praktis yang dapat diterapkan dalam konteks akademik maupun profesional.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem akademik yang berbasis pada integrasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan praktik profesional, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja.
Melalui penyelenggaraan kuliah pakar ini, UNBIM menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang inovatif, adaptif dan berorientasi pada pengembangan kompetensi global, khususnya dalam bidang kesehatan berbasis data dan teknologi.
By, “Humas UNBIM”
