You are currently viewing UNBIM Kembali Teken MoU dan MoA dengan Museum NTB, Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi Kebudayaan

UNBIM Kembali Teken MoU dan MoA dengan Museum NTB, Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi Kebudayaan

Mataram, UNBIM — Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong kemajuan kebudayaan di Nusa Tenggara Barat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Nota Kesepakatan (MoA) bersama Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (Museum NTB). Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga kebudayaan. (Rabu, 04/02/2026)

Kolaborasi ini diarahkan untuk menjadikan Museum NTB sebagai wadah riset akademik, lahan magang mahasiswa, serta pusat inovasi pembangunan kebudayaan. Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa UNBIM diharapkan dapat terlibat langsung dalam kegiatan penelitian, pengelolaan museum, hingga pengembangan program edukasi budaya yang inovatif dan berkelanjutan.

UNBIM memberikan apresiasi atas pengembangan model pelayanan Museum NTB yang dinilai progresif, khususnya dalam penerapan prinsip sinematografi dan fotografi pada penyajian koleksi dan ruang pamer. Inovasi ini dinilai mampu meningkatkan daya tarik museum sebagai ruang belajar publik yang edukatif, kreatif, dan adaptif terhadap minat generasi muda.

Kepala Museum NTB, Dr. Nur Alam, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama dengan UNBIM menjadi bagian penting dalam penguatan peran museum sebagai pusat pembelajaran.

“Museum tidak hanya berfungsi sebagai ruang penyimpanan benda sejarah, tetapi juga sebagai ruang riset, edukasi, dan inovasi. Kolaborasi dengan UNBIM membuka peluang besar bagi pengembangan museum yang lebih hidup, interaktif, dan dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan UNBIM menyampaikan bahwa penandatanganan MoU dan MoA ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam mengintegrasikan pendidikan tinggi dengan penguatan kebudayaan daerah.

“UNBIM melihat museum sebagai mitra strategis dalam pengembangan riset, pembelajaran kontekstual, dan inovasi kebudayaan. Kerja sama ini diharapkan memberi ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari praktik pelestarian dan pengembangan budaya,” ujarnya.

UNBIM juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam terwujudnya kerja sama ini, khususnya Kepala Museum NTB Dr. Nur Alam, S.H., M.H., serta jajaran UNBIM yang turut berkontribusi, yakni Dekan UNBIM Bustanul Atfal, S.Si.,M.Kes, Hizriansyah,SKM.,M.P.H. , Dr. Alfisahrin, S.Ag., M.Si, Adriyan Suhada, S.Pd., M.Sc, . dan Aulia Rahman Adiputra, S.STP., MAP,

Melalui penandatanganan MoU dan MoA ini, UNBIM optimistis kolaborasi dengan Museum NTB akan memberikan kontribusi nyata bagi penguatan riset, peningkatan kualitas pembelajaran, serta pengembangan inovasi kebudayaan di Nusa Tenggara Barat.

By, “Humas UNBIM”

Humas UNBIM

Asal Usul / Sejarah Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM MFH) dulunya adalah Politeknik Medica Farma Husada (MFH) di Mataram, NTB. Politeknik MFH didirikan oleh Yayasan Cipta Medica Mandiri pada tahun 2009 dengan fokus pada pendidikan vokasi. Pada 10 Mei 2025, resmi bertransformasi menjadi universitas dengan nama Universitas Bima Internasional MFH. Visi dan Misi / Cita-cita UNBIM MFH memiliki visi internasional: menjadi “magnet pendidikan dunia” dan pusat pendidikan unggulan di kawasan Asia Tenggara. Berkomitmen pada internasionalisasi: menjalin kerja sama dengan universitas luar negeri, pertukaran mahasiswa dan dosen, riset kolaboratif internasional. Mendorong tridharma perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Program Studi Sebelum menjadi universitas, Politeknik MFH memiliki 10 program studi vokasi (D3 dan sarjana terapan), terutama di bidang kesehatan, teknologi laboratorium, sistem informasi, manajemen kesehatan, dan lainnya. Dengan transformasi menjadi universitas, diharapkan UNBIM MFH akan mengembangkan program studi baru (meskipun detail lengkap fakultasnya mungkin masih dalam pengembangan). Kepemimpinan Rektor UNBIM MFH adalah Dr. Syamsuriansyah, MM., M.Kes. Direktur (saat masih Politeknik) adalah Apt. Ajeng Dian Pratiwi, M.Farm. Dr. Syamsuriansyah juga berperan sebagai tokoh penting dalam yayasan dan di komunitas pendidikan internasional, misalnya sebagai Presiden AASMT (Asean Association of Schools of Medical Technology). Prestasi dan Pengakuan Politeknik MFH pernah mendapat peringkat sebagai Perguruan Tinggi Vokasi Terbaik di NTB UNBIM MFH menjalin kerja sama strategis dengan banyak universitas di kawasan ASEAN (Filipina, Vietnam, Kamboja, Thailand, Malaysia). Ruang lingkup kolaborasi mencakup pertukaran akademik, riset internasional, seminar & konferensi bersama, kurikulum global, dan peningkatan kapasitas institusi. Budaya dan Tradisi Ada tradisi unik di kampus MFH: memberikan hadiah umroh kepada dosen dan tenaga kependidikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. Fokus pada tenaga pengajar muda dan energik untuk mendorong inovasi pendidikan dan penelitian. Alamat / Lokasi Kampus UNBIM MFH berlokasi di Jalan Medica Farma No. 1, Mataram, NTB