Mataram, UNBIM — Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM) menerima kunjungan akademik dari 50 santri dan santriwati beserta guru pendamping Pondok Pesantren Madrasah Aliyah (MA) Darul Aminin NWDI Aik Mual, Lombok Tengah.(Rabu, 04/02/2026)
Kunjungan yang dipimpin oleh Zulfikri Muharrisin ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebahagiaan, terlebih saat para santri menerima langsung Beasiswa Yayasan Medika Cipta Mandiri Mataram sebagai calon mahasiswa baru UNBIM Tahun Akademik 2026.
Kegiatan kunjungan akademik ini disambut oleh jajaran pimpinan dan sivitas akademika UNBIM. Para santri mendapatkan pemaparan mengenai profil UNBIM, program studi unggulan, fasilitas perkuliahan serta berbagai peluang pengembangan diri yang dapat diakses selama menempuh pendidikan tinggi di UNBIM.
Momen paling berkesan dalam kegiatan ini adalah saat 50 santri MA Darul Aminin NWDI Aik Mual menerima secara langsung beasiswa dari Yayasan Medika Cipta Mandiri Mataram. Raut wajah bahagia, antusiasme dan rasa haru tampak jelas dari para santri yang menyambut kesempatan emas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Pembina Yayasan Medika Cipta Mandiri Mataram, Assoc. Prof. Dr. Syamsuriansyah, MM., M.Kes, dalam sambutannya menegaskan komitmen yayasan dalam mendukung pendidikan santri.
“Kami ingin para santri merasakan bahwa pendidikan tinggi bukanlah sesuatu yang jauh dan sulit dijangkau. Melalui beasiswa ini, kami berharap lahir generasi muda yang berilmu, berakhlak dan mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, pimpinan rombongan santri MA Darul Aminin NWDI Aik Mual, Zulfikri Muharrisin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dan dukungan UNBIM serta yayasan.
“Kebahagiaan anak-anak hari ini adalah kebahagiaan kami bersama. Kesempatan menerima beasiswa secara langsung ini menjadi motivasi besar bagi santri untuk terus belajar dan bermimpi lebih tinggi,” ungkapnya.
Selain menerima beasiswa, para santri juga diajak meninjau langsung lingkungan kampus, ruang perkuliahan, serta fasilitas pendukung akademik lainnya. Kegiatan ini memberikan gambaran nyata tentang kehidupan perkuliahan dan memperkuat keyakinan santri untuk melanjutkan studi di UNBIM.
UNBIM menegaskan komitmennya sebagai kampus inklusif yang membuka akses seluas-luasnya bagi pondok pesantren, SMA dan sederajat di seluruh Nusa Tenggara Barat untuk memperoleh kesempatan emas melanjutkan pendidikan tinggi melalui berbagai jalur dan program beasiswa.
By, “Humas UNBIM”
