Mataram — Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Bima Internasional Mfh (UNBIM) Mataram. Diva Aulia Safitri terpilih sebagai salah satu dari lima perwakilan nasional Gerak Dampak Academy 2025 yang akan membawakan kisah Aksi Nyata pada ajang Indika Foundation Impact Appreciation yang berlangsung pada 6–8 Februari 2025 di Jakarta.
Ajang nasional ini menjadi ruang apresiasi bagi para penggerak perubahan sosial dari seluruh Indonesia yang dinilai berhasil menghadirkan dampak nyata, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.(Senin, 29/12/2025)
Angkat Nilai Inklusivitas Lewat Wayang Botol Sasak
Dalam kesempatan tersebut, Diva mengangkat implementasi program Wayang Botol Sasak yang dilaksanakan bersama siswa SLBN 1 Mataram. Program ini memanfaatkan media pembelajaran kreatif berbasis kearifan lokal Sasak untuk menanamkan nilai inklusivitas, toleransi, dan keberagaman dalam pendidikan, khususnya bagi peserta didik berkebutuhan khusus.
Inovasi tersebut dinilai mampu menghadirkan pendekatan pembelajaran yang ramah disabilitas, kontekstual, serta mendorong partisipasi aktif siswa melalui cerita, simbol budaya, dan praktik kolaboratif.
Apresiasi Pimpinan Yayasan dan Universitas
Pembina Yayasan UNBIM, Assoc. Prof. Dr. Syamsuriansyah, MM., M.Kes, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa UNBIM yang mampu membawa nilai kemanusiaan ke level nasional.
“Capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa UNBIM dibina tidak hanya untuk unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan komitmen terhadap pendidikan inklusif. Aksi nyata seperti ini sejalan dengan visi yayasan dalam membangun pendidikan yang berorientasi pada kemanusiaan dan keberagaman,” ujarnya.
Rektor UNBIM, Dr. Apt. Ajeng Dinapertiwi, M.Farm menegaskan bahwa prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan UNBIM dalam menciptakan ekosistem kampus yang mendorong mahasiswa menjadi agen perubahan.
“Terpilihnya Diva Aulia Safitri sebagai perwakilan nasional merupakan kebanggaan bagi UNBIM. Ini membuktikan bahwa mahasiswa kami mampu berkontribusi dan diakui secara nasional melalui karya dan aksi yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkap Rektor.
Dorongan Kemahasiswaan dan AkademikWakil Rektor I, Hizriansyah, M.PH Bidang Kemahasiswaan UNBIM menyatakan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam gerakan sosial nasional merupakan bagian dari penguatan karakter kepemimpinan dan pengabdian.
“UNBIM terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengambil peran di luar ruang kelas. Aksi sosial yang dilakukan Diva menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menjadi pelopor perubahan melalui konsistensi dan kepedulian,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Khalid Iswadi Mahrup tempat Diva menempuh pendidikan menilai program Wayang Botol Sasak sebagai inovasi yang relevan dengan tantangan pendidikan inklusif saat ini.
“Pendekatan berbasis budaya lokal yang dikembangkan Diva menjadi contoh pembelajaran kontekstual yang efektif dalam menanamkan nilai toleransi dan keberagaman, khususnya di lingkungan pendidikan khusus,” tuturnya.
Inspirasi Mahasiswa UNBIM Terpilihnya Diva Aulia Safitri sebagai perwakilan nasional Gerak Dampak Academy 2025 menegaskan bahwa aksi kecil yang dilakukan dengan niat tulus, konsistensi, dan kepedulian sosial mampu menciptakan dampak besar dan mendapatkan pengakuan di tingkat nasional.
Capaian ini sekaligus memperkuat komitmen Universitas Bima Internasional Mfh (UNBIM) Mayaram dalam mendukung mahasiswa sebagai penggerak perubahan yang berlandaskan nilai kemanusiaan, inklusivitas, dan keberagaman.
By, “Humas UNBIM”
