Mataram — Komitmen Universitas Bima Internasional Mfh (UNBIM) dalam mengembangkan pendidikan vokasi berorientasi kompetensi dan kebutuhan dunia kerja mendapat perhatian media nasional. Hal tersebut tercermin dalam prosesi liputan dan wawancara khusus TVOne bersama pimpinan UNBIM, yang menghadirkan Ketua Pembina, Rektor, serta Wakil Rektor I dan Wakil Rektor II, terkait arah dan strategi penguatan pendidikan vokasi di lingkungan UNBIM. (22/12/2025)
Liputan ini berlangsung di sela kegiatan akademik UNBIM yang menekankan penguatan keterampilan praktis, kolaborasi industri, serta kerja sama internasional sebagai bagian dari transformasi pendidikan tinggi vokasi.
TVOne menyoroti bagaimana UNBIM memposisikan pendidikan vokasi tidak hanya sebagai jalur pendidikan alternatif, melainkan sebagai strategi utama dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul, terampil, dan siap kerja.
Ketua Pembina UNBIM, Assoc. Prof. Dr. Syamsuriansyah, MM., M.Kes., menegaskan bahwa pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan dan kebutuhan pembangunan nasional maupun global.
“Pendidikan vokasi merupakan pilar strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, terampil, dan siap kerja. UNBIM secara konsisten mengembangkan pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan industri, dunia kerja, dan perkembangan global, sehingga lulusan tidak hanya kompeten secara akademik tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang relevan,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UNBIM, Dr. Apt. Ajeng Dianpertiwi, M.Farm, menjelaskan bahwa strategi pengembangan pendidikan vokasi di UNBIM diarahkan pada penguatan pembelajaran berbasis praktik, peningkatan kualitas kurikulum, serta perluasan jejaring kemitraan dengan berbagai pihak, baik nasional maupun internasional.
“Pengembangan pendidikan vokasi di UNBIM diarahkan pada penguatan kompetensi berbasis praktik, kolaborasi dengan mitra nasional dan internasional, serta integrasi kurikulum yang selaras dengan kebutuhan nyata lapangan kerja. Melalui strategi ini, UNBIM berkomitmen melahirkan lulusan vokasi yang profesional, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan,” jelas Rektor.
Dalam wawancara tersebut, Wakil Rektor I Hijriansyah, M.PH menekankan pentingnya integrasi pendidikan vokasi ke dalam sistem akademik yang adaptif, termasuk penguatan kurikulum berbasis outcome-based education, pembelajaran kontekstual, serta pengembangan micro-credential dan sertifikasi kompetensi. Hal ini bertujuan agar mahasiswa vokasi memiliki keunggulan kompetitif sejak masa studi.
Di sisi lain, Wakil Rektor II Ika Nurfajri Mentari, M.Kes menyoroti aspek tata kelola, kerja sama, dan keberlanjutan program vokasi. UNBIM terus membuka ruang kolaborasi dengan dunia industri, lembaga pelatihan profesional, serta mitra internasional guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik mahasiswa maupun dosen.
Prosesi liputan TVOne juga menampilkan berbagai visual pendukung, mulai dari aktivitas pembelajaran vokasi, praktik lapangan mahasiswa, hingga dokumentasi kerja sama dan luaran akademik yang dihasilkan UNBIM. Hal ini memperkuat pesan bahwa pengembangan pendidikan vokasi di UNBIM tidak bersifat konseptual semata, melainkan diwujudkan melalui program dan kegiatan nyata.
Melalui liputan ini, UNBIM berharap pesan mengenai pentingnya pendidikan vokasi yang berkualitas dapat tersampaikan kepada masyarakat luas. Kehadiran TVOne menjadi pengakuan atas langkah strategis UNBIM dalam mendorong transformasi pendidikan tinggi vokasi yang relevan dengan kebutuhan zaman, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mencetak lulusan siap kerja dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.
By, “Humas UNBIM”
