Mataram — Universitas Bima Internasional Mfh (UNBIM) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kerja sama internasional melalui tindak lanjut Nota Kesepahaman (MoU) dengan Australian People Management Institute (APMI). Komitmen tersebut terefleksi dalam kegiatan Provide Advanced First Aid yang menghasilkan QuickLearner Summary Booklet, sekaligus menjadi agenda liputan dan wawancara khusus media nasional TVOne. (Senin, 22/12/2025)
Prosesi liputan TVOne menghadirkan Rektor UNBIM Dr. Apt. Ajeng Dianpertiwi, M.Farm, Bidang Kerja Sama UNBIM Dr. Alfisahri, M.Si serta Dr. Muhammad Saghir Ahmad, mitra akademik dari Australia. Wawancara ini menyoroti implementasi nyata kerja sama internasional UNBIM, khususnya dalam peningkatan kompetensi praktis dan profesional di bidang keselamatan dan pertolongan pertama tingkat lanjut (advanced first aid).
Rektor UNBIM, Dr. Apt. Ajeng Dianpertiwi, M.Farm, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk konkret tindak lanjut MoU yang tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, melainkan diwujudkan melalui program akademik dan pelatihan yang berdampak langsung.
“Kerja sama UNBIM dengan APMI kami dorong agar menghasilkan luaran nyata. Kegiatan Provide Advanced First Aid dan Quick Learner Summary Booklet ini menjadi bukti bahwa kolaborasi internasional mampu meningkatkan kompetensi, keterampilan praktis, serta kesiapsiagaan peserta dalam situasi darurat,” ujar Rektor.
Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa kerja sama dengan mitra internasional seperti APMI sejalan dengan visi UNBIM dalam memperkuat pendidikan vokasi dan profesional yang relevan dengan kebutuhan global, khususnya di bidang kesehatan, keselamatan kerja, dan layanan kemanusiaan.
Sementara itu, Dr. Alfisahri, M.Si selaku Bidang Kerja Sama UNBIM, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan APMI dirancang secara berkelanjutan melalui berbagai program pelatihan, sertifikasi, pengembangan modul, serta pertukaran pengetahuan.
“MoU dengan APMI kami tindak lanjuti melalui program-program aplikatif seperti pelatihan advanced first aid ini. Ke depan, UNBIM membuka peluang pengembangan sertifikasi internasional, joint training, serta penyusunan modul pembelajaran yang dapat diintegrasikan dalam kegiatan akademik,” jelasnya.
Dari pihak mitra internasional, Dr. Muhammad Saghir Ahmad, dari Australia menyampaikan apresiasinya terhadap keseriusan UNBIM dalam mengimplementasikan kerja sama. Menurutnya, kegiatan Provide Advanced First Aid dan penyusunan QuickLearner Summary Booklet menjadi langkah strategis dalam membangun kapasitas sumber daya manusia yang siap menghadapi situasi darurat secara profesional.
Prosesi liputan TVOne juga menampilkan berbagai visual pendukung, mulai dari pelaksanaan pelatihan, simulasi pertolongan pertama, hingga dokumentasi Quick Learner Summary Booklet sebagai luaran kegiatan. Hal ini memperkuat pesan bahwa UNBIM tidak hanya berfokus pada penguatan akademik, tetapi juga pada keterampilan praktis yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, UNBIM berharap kerja sama dengan APMI dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan, dan pengembangan sumber daya manusia berstandar internasional. Kehadiran TVOne dalam meliput kegiatan tersebut menjadi pengakuan atas peran aktif UNBIM dalam membangun jejaring global dan menghadirkan program kolaboratif yang relevan dengan kebutuhan zaman.
By, “Humas UNBIM”
