Program studi Rekayasa Sipil (S1) Universitas Bima Internasional MFH merupakan salah satu cabang ilmu teknik yang berfokus pada perencanaan, desain, konstruksi, serta pemeliharaan infrastruktur dan bangunan. Program ini berada di bawah naungan fakultas Ilmu Kesehatan, Sains, dan Teknologi (FIKeST) dan bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dalam bidang teknik sipil.
Mahasiswa yang menyelesaikan program ini akan mendapatkan gelar akademik Sarjana Teknik (S.T.). Studi pada jenjang ini umumnya berlangsung selama empat tahun atau delapan semester dengan beban studi sekitar 144-160 SKS (Satuan Kredit Semester). Kurikulum mencakup teori dan praktik di berbagai bidang teknik sipil, termasuk struktur, geoteknik, transportasi, sumber daya air, serta manajemen konstruksi.
Selain pembelajaran di kelas, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman melalui laboratorium, kerja praktik di lapangan, serta penelitian tugas akhir. Program Studi ini juga menawarkan program kerja sama dengan industri untuk memberikan pengalaman profesional bagi mahasiswa sebelum mereka terjun ke dunia kerja.
Rekayasa Sipil adalah salah satu program studi yang memiliki banyak keunggulan, baik dari segi akademik maupun prospek karir. Salah satu keunggulan utama adalah tingginya kebutuhan tenaga ahli di bidang teknik sipil untuk mendukung pembangunan infrastruktur di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Mahasiswa dalam program ini akan mendapatkan pengetahuan mendalam tentang perencanaan dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Selain itu, mereka juga akan dibekali dengan keterampilan dalam menggunakan teknologi terbaru, seperti perangkat lunak desain bangunan, analisis struktur berbasis komputer, dan teknik pemodelan digital.
Keunggulan lainnya adalah adanya kesempatan untuk bekerja di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, perusahaan konstruksi, konsultan teknik, hingga industri energi. Program studi ini juga memberikan pemahaman tentang regulasi dan standar pembangunan, sehingga lulusan dapat berkontribusi dalam perancangan infrastruktur yang aman dan efisien.
Selain itu, teknik sipil juga menawarkan peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan, kerja tim, dan komunikasi yang efektif. Hal ini sangat penting dalam industri konstruksi yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari insinyur, arsitek, kontraktor, hingga regulator pemerintahan. Dengan keterampilan tersebut, lulusan dapat menjadi pemimpin dalam proyek pembangunan berskala besar dan berkontribusi dalam membangun masa depan yang lebih baik.
Memenuhi Peringkat Akreditasi Terakreditasi Pertama berdasarkan SK LAM Teknik dengan Nomor : 0746/SK/LAM Teknik/PB.AS/IX/2025
Kompetensi Lulusan
KONSULTAN KONSTRUKSI
Tugas mereka memastikan proyek berjalan sesuai rencana, anggaran, dan jadwal yang telah ditetapkan, serta membantu mengidentifikasi potensi risiko dan memastikan kualitas proyek.
PNS, BUMN & BUMD
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dll. Beberapa BUMN yang sering membuka rekrutmen untuk lulusan teknik sipil antara lain Hutama Karya, Waskita Karya, Adhi Karya, Jasa Marga, PP (Pembangunan Perumahan), dll.
KONTRAKTOR
Kontraktor konstruksi adalah pihak (perorangan atau perusahaan) yang bertanggung jawab melaksanakan pekerjaan konstruksi berdasarkan kontrak dengan pemilik proyek
WIRAUSAHA & AKADEMISI
Usaha ini melibatkan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan konstruksi. Peluang bisnis di bidang konstruksi sangat luas, mulai dari jasa konsultasi, kontraktor, penyedia material, hingga penyedia alat berat.
Untuk akademisi bisa menjadi guru SMK, Asesor, Praktisi, tutor online.
Menjadi program studi rekayasa sipil yang unggul di bidang ilmu Teknik sipil, adaptif pada pembangunan infrastruktur, dengan fokus pada pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan dan tahan bencana guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta berwawasan global dan berdaya saing tinggi pada tahun 2045
- Menyelenggarakan pendidikan rekayasa sipil yang berkualitas untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing dalam kompetisi global.
- Melaksanakan kegiatan pengembangan ilmu rekayasa sipil melalui kegiatan penelitian yang berorientasi kepada pemenuhan kebutuhan masyarakat.
- Menerapkan keahlian rekayasa sipil secara aktif melalui kegiatan pengabdian pada masyarakat yang berorientasi pada pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
