Mataram, September 2024 – Politeknik Medica Farma Husada Mataram (menegaskan komitmen-nya dalam memperkuat kemitraan dengan dunia industri melalui penandatanganan dan implementasi kerja sama strategis bersama CV Tri Utami Jaya, perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kelor dan obat tradisional di Nusa Tenggara Barat.
Kerja sama yang telah dimulai sejak tahun 2020 ini berlandaskan Nota Kesepahaman (MoU) bernomor 010/TUJ-SPK/V/2020, dan hingga kini terus dikembangkan dengan berbagai program yang berorientasi pada hilirisasi riset, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta penguatan daya saing industri lokal.


Direktur Polkteknik Medica Farma Huasada Mataram, Dr. Syamsuriansyah, MM.,M.Kes menyatakan bahwa sinergi dengan dunia industri merupakan bagian integral dari misi universitas dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul dan adaptif. “Kerja sama ini adalah langkah nyata universitas untuk menjembatani hasil riset kampus dengan kebutuhan industri sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui produk inovatif dan penciptaan SDM yang kompeten,” tegasnya.
Dalam penerapan implementasi MoU antara Politeknik Medica Farma Husada Mataran dan CV Tri Utami Jaya meliputi berbagai bidang strategis, antara lain:
- Penelitian dan Pengembangan Produk
- Riset bersama menghasilkan produk inovatif berbasis kelor: teh kelor, kapsul herbal, kosmetik, jamu, dan minuman berbasis pengolahan kelor.
- Produk dipasarkan dengan merek Sari Morrie, Morikai, Kidom, dan Sasambodom.
- Program Magang Mahasiswa
- Kuliah Pakar
Sejak 2020, rata-rata 15 mahasiswa per tahun magang di divisi riset, produksi, hingga pemasaran CV Tri Utami Jaya, selain itu juga mahasiswa mendapatkan pembimbingan ganda (dosen & supervisor industri) dan sertifikat pengalaman kerja. Dalam aspek hilirisasi Riset dan Transfer Teknologi, Implementasi hasil riset kampus menjadi produk komersial dengan dukungan industri khususnya CV Tri Utami Jaya, hal ini juga dibuktikan dengan melakukan publikasi Ilmiah dan Paten Bersama.
Melalui magang pada tahun 2024 ini, proyek riset, dan kurikulum berbasis industri, mahasiswa lebih adaptif dengan kebutuhan dunia kerja serta dampak sosial dan ekonomi. Kerja sama yang dilakukan juga sangat berdampak bagi para peserta magang, dalam hal ini para mahasiswa D3 Farmasi, hal ini dikarenakan dengan kolaborasi yang dilakukan mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai pemberdayaan UMKM lokal, penciptakan lapangan kerja, dan peningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Selain program magang yang telah dijalankan, kemitraan antara kedua Instansi ini juga memberikan kesempatan bagi para expert dalam bidang kefarmasian untuk memberikan pengetahuanya secara publik, hal ini dibuktikan dengan berjalanya program Kuliah Pakar yang diselenggarakan oleh Politeknik Medica Farma Husada Mataram dengan mendatangkan Direktur CV Tri Utami Jaya, Nasrin H.Muhtar sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.


Selain memberikan pengalaman dan pengetahuannya dalam membina CV Tri Utami Jaya, dalam penyampaiannya, Direktur CV Tri Utami Jaya, tidak lupa turut memberikan apresiasi. “Melalui kerja sama dengan Politeknik Medica Farma Husada Mataram, kami memperoleh akses pada hasil riset terapan yang relevan sekaligus tenaga kerja berkualitas yang siap mendukung pengembangan produk herbal lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Sebagai penutup, dengan berjalannya kerjasama antara kedua Instansi ini dapat memberikan kontribusi terhadap Pembangunan Nasional, pasalnya, kemitraan Politeknik Medica Farma Husada Mataram dan CV Tri Utami Jaya selaras dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, Asta Cita 2, 4, dan 5, serta mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Sinergi ini diharapkan menjadi model kolaborasi yang dapat direplikasi di bidang lain, sekaligus memberikan kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045.
