[MFH News, 16/05/2025], Mataram – SEJARAH TERUKIR! Setelah bertahun-tahun mencetak lulusan berkualitas di ranah vokasi, Politeknik Medica Farma akhirnya menembus batas sejarah pendidikan tinggi: resmi berubah status menjadi Universitas, ditandai dengan penerimaan simbolis SK Universitas pada (10/05)! Bukan hanya itu—momen penuh kejutan ini juga ditandai dengan penetapan Dr. Syamsuriansyah, sosok inovatif yang dikenal sebagai game changer dan figur visioner yang telah lama dikenal sebagai inovator di dunia pendidikan, sebagai rektor perdana. Sebuah lompatan besar yang menggemparkan dunia akademik khususnya wilayah NTB.
Bertempat di aula Bima, suasana penuh haru dan semangat memenuhi ruangan ketika Kepala LLDikti Wilayah VIII, Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, ST., MT, Eng., menyerahkan langsung SK Perubahan Bentuk dari Politeknik menjadi Universitas. Penyerahan ini disaksikan oleh seluruh civitas akademika, tokoh masyarakat, dan perwakilan dari dunia industri yang selama ini menjadi mitra strategis kampus.
“Transformasi ini adalah bukti nyata kerja keras, komitmen, dan kualitas yang selama ini dijaga. Tidak semua politeknik mampu mencapai level ini. Dan saya percaya, di bawah kepemimpinan Dr. Syam, Universitas ini akan menjadi bintang baru di langit pendidikan Indonesia,” ungkap Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi penuh kebanggaan.
Dr. Syam sendiri, yang kini resmi menjabat sebagai rektor pertama Universitas Bima Internasional MFH MAtaram, tampil penuh keyakinan dan energi dalam pidato perdananya. Ia menekankan bahwa perubahan ini bukan sekadar perubahan nama, melainkan transformasi paradigma. Menurutnya, universitas yang dipimpinnya akan menjadi tempat lahirnya generasi pembaharu, dengan fondasi inovasi, kolaborasi, dan keberpihakan pada penyelesaian masalah nyata masyarakat. “Kami ingin membangun ekosistem pembelajaran yang hidup. Mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga berkarya, meneliti, mencipta, dan memberi solusi. Kami siap membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya, baik dengan industri, pemerintah, maupun komunitas global,” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.
Status baru ini memungkinkan Universitas Bima Internasional MFH untuk mengembangkan program pendidikan lebih luas, mulai dari sarjana hingga pascasarjana, serta memperkuat posisi sebagai institusi riset terapan dan pusat inovasi. Meskipun bertransformasi menjadi universitas, kampus ini tetap mempertahankan karakter vokasionalnya yang kuat, yang selama ini menjadi ciri khas dan keunggulan utamanya.
Transformasi ini menjadi tonggak sejarah yang tidak hanya membanggakan sivitas akademika, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak institusi pendidikan lain. Politeknik yang dulunya sederhana kini telah menapaki jenjang yang lebih tinggi sebagai universitas, dan di tangan seorang pemimpin progresif seperti Dr. Syam, jalan menuju masa depan yang gemilang bukan hanya mungkin—tetapi sangat nyata.
